WartaPendidikan.co.id, Subulussalam – Universitas Teuku Umar (UTU) terus menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang peduli dan responsif terhadap bencana. Pada Sabtu (27/12/2025), Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UTU menyalurkan bantuan gelombang ketiga bagi warga terdampak banjir di tiga desa di Kecamatan Sultan Daulat, yakni Desa Suka Maju, Desa Jabi-Jabi, dan Desa Sigrun.

Bantuan Komprehensif: Logistik hingga Sarana Ibadah

Bantuan yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini dirancang untuk menyentuh berbagai aspek pemulihan kehidupan masyarakat. Tidak hanya sekadar bantuan pangan, tim menyalurkan perlengkapan yang mendukung sanitasi dan pendidikan:

  • Fasilitas Air Bersih: Tandon air dan mesin pompa air untuk menunjang kebersihan lingkungan.
  • Perlengkapan Keluarga: Satu set family kit dan pakaian layak pakai.
  • Pendidikan: Seragam sekolah dan alat tulis untuk membantu anak-anak kembali belajar.
  • Aspek Spiritual: Penyerahan Al-Qur’an untuk kebutuhan rumah ibadah di wilayah terdampak.

Komitmen Berkelanjutan untuk Aceh

Ketua Tim PKM UTU, Roni Arif Munandar, S.Kel., M.Si., menegaskan bahwa aksi ini adalah bagian dari tanggung jawab universitas terhadap masyarakat Aceh Singkil dan Subulussalam.

“Bantuan ini merupakan tahap ketiga yang kami salurkan. Harapan kami, bantuan ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan harian dan menjadi pendorong proses pemulihan agar warga bisa segera bangkit,” ujar Roni.

Fokus pada Pemulihan Fasilitas Publik

Selain kebutuhan rumah tangga, UTU memberikan perhatian khusus pada fasilitas umum agar aktivitas sosial masyarakat kembali normal. Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AKK) UTU, Rinaldi Iswan, S.T., M.Sc., menjelaskan bahwa tim sebelumnya juga telah menyalurkan genset.

“Kami ingin memastikan operasional tempat umum seperti masjid, mushola, dan sekolah tidak terhambat. Dengan adanya pompa air dan tandon, fasilitas publik diharapkan bisa berfungsi kembali seperti biasa,” jelas Rinaldi.

Baca juga :  Penguatan Identitas Wilayah: Mahasiswa KKN Unhas Pasang 41 Papan Nama di Kelurahan Borongloe

Siaga di Garis Depan

Tim PKM Tanggap Darurat UTU telah bersiaga di wilayah Barat Selatan Aceh sejak akhir Desember. Tim ini bertugas memastikan distribusi bantuan tepat sasaran serta melakukan pendampingan langsung untuk mempercepat proses pemulihan pasca-bencana.

Dengan sinergi antara akademisi dan masyarakat, Universitas Teuku Umar membuktikan bahwa peran kampus melampaui ruang kelas, hadir langsung di tengah masyarakat saat masa sulit.