WartaPendidikan.co.id, Kudus – Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan tengah melakukan investigasi mendalam terkait dugaan keracunan makanan yang menimpa ratusan siswa SMA Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah, setelah mengonsumsi menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menelusuri penyebab utama insiden tersebut melalui proses investigasi dan analisis menyeluruh. Hasil penelusuran ini akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan serta evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (29/1/2026), ketika ratusan siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah, pusing, hingga lemas usai menyantap makanan MBG yang dibagikan di lingkungan sekolah. Sejumlah siswa bahkan harus mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan awal di lokasi sebelum mengevakuasi para siswa menggunakan ambulans dan kendaraan darurat ke sejumlah fasilitas layanan kesehatan. Aparat kepolisian juga turut mengamankan area sekolah untuk memastikan proses penanganan berjalan tertib dan mencegah terjadinya kepanikan.

BGN mencatat, insiden dugaan keracunan ini menambah daftar evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG. Sebelumnya, pada pertengahan Januari 2026, BGN sempat menghentikan sementara operasional 10 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akibat kasus serupa di sejumlah daerah.

Dalam keterangannya, Dadan Hindayana menegaskan bahwa kasus-kasus keracunan MBG sebelumnya banyak disebabkan oleh ketidakpatuhan pengelola dapur SPPG terhadap standar operasional prosedur yang telah ditetapkan. Salah satu contoh yang disoroti terjadi di Mojokerto, yang berkaitan dengan kualitas bahan baku makanan yang tidak sesuai standar, (30/1).

Padahal, Badan Gizi Nasional sebelumnya menargetkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis sepanjang tahun 2026 dapat berjalan tanpa insiden atau zero accident, sejalan dengan komitmen menjaga kualitas dan keamanan pangan dalam program prioritas nasional tersebut.

Baca juga :  Jadwal Belajar dan Libur Siswa Selama Ramadan 2025 Resmi Ditetapkan