WartaPendidikan.co.id, Jambi, 30 Januari 2026 – Pendaftaran Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun 2026 masih dibuka hingga 23 Februari 2026. Salah satu skema yang tersedia adalah Beasiswa LPDP SHARE 2026, yang ditujukan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di berbagai bidang strategis.

Beasiswa SHARE atau Social, Humanities, Art for People, Religious Study, Economics ini membuka kesempatan studi jenjang magister dan doktor, baik dalam skema satu gelar, joint degree, maupun double degree. Untuk jenjang magister, pendanaan diberikan maksimal selama 24 bulan, sementara jenjang doktor hingga 48 bulan.

Berdasarkan panduan resmi LPDP, beasiswa SHARE 2026 mencakup bidang sosial, budaya, humaniora, keagamaan, ekonomi, pendidikan, serta bidang lain yang relevan dengan pembangunan nasional. Program ini terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia dengan berbagai latar belakang.

Dalam proses pendaftaran, terdapat perbedaan aturan pemilihan program studi bagi pendaftar yang telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) dan yang belum. Pendaftar tanpa LoA diperbolehkan memilih hingga tiga program studi dan perguruan tinggi tujuan. Sementara pendaftar yang telah memiliki LoA hanya dapat memilih satu program studi dan perguruan tinggi sesuai LoA yang dimiliki.

Beasiswa SHARE 2026 diperuntukkan bagi tiga kategori pendaftar, yakni kategori umum, CPNS/PNS/TNI/Polri, serta kategori afirmasi yang meliputi putra-putri Papua, daerah afirmasi prasejahtera, dan penyandang disabilitas. Masing-masing kategori memiliki persyaratan khusus yang wajib dipenuhi selain persyaratan umum.

Dari sisi pendanaan, Beasiswa LPDP SHARE 2026 menawarkan dua skema, yakni pendanaan penuh dan pendanaan parsial. Pada skema pendanaan penuh, seluruh biaya pendidikan dan dana pendukung ditanggung LPDP. Sementara pendanaan parsial merupakan skema berbagi biaya antara LPDP dan penerima beasiswa, baik pada komponen dana pendidikan maupun dana pendukung.

Baca juga :  UNJA melalui Prodi Ekonomi Islam Dorong Transformasi UMKM Kreatif Jambi lewat Inovasi Al Berbasis Ekonomi Islam

Adapun persyaratan khusus meliputi batas usia maksimal pendaftar, ketentuan IPK, serta kemampuan bahasa Inggris. Untuk jenjang magister, pendaftar wajib memiliki IPK minimal 3,00, sedangkan jenjang doktor minimal 3,25. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang diakui antara lain TOEFL, IELTS, dan PTE Academic dengan skor minimal yang berbeda sesuai jenjang dan tujuan studi, baik dalam maupun luar negeri.

LPDP mengimbau calon pendaftar untuk mempelajari panduan resmi secara menyeluruh agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi sebelum batas akhir pendaftaran.