WartaPendidikan.co.id, Luwu Utara – Sebuah rekaman video singkat yang memperlihatkan seorang pria dengan wajah bersimbah darah mendadak viral di jagat maya. Pria tersebut diketahui bernama Arpan Lisman, yang mengalami luka robek cukup serius di bagian pelipis mata hingga darah membasahi wajahnya.

Awalnya, narasi yang beredar luas menyebutkan bahwa Arpan adalah seorang guru di SMP Negeri 1 Baebunta Selatan yang menjadi korban kekerasan siswanya. Namun, pihak kepolisian segera memberikan klarifikasi untuk meluruskan simpang siur informasi tersebut.

Kronologi Kejadian

Insiden ini bermula saat Arpan mendapati seorang siswa berinisial MY berada di luar lingkungan sekolah saat jam pelajaran berlangsung. Arpan kemudian menegur dan meminta MY segera kembali ke kelas.

Ketegangan mulai memuncak saat keduanya berada di depan kelas. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga sempat menendang bagian belakang tubuh MY, yang kemudian memicu emosi siswa tersebut. Tak lama kemudian, MY menghampiri Arpan yang tengah duduk di depan sekolah. Cekcok mulut pun terjadi hingga berujung pada aksi penyerangan fisik oleh MY terhadap Arpan.

Klarifikasi Pihak Kepolisian

Kapolres Luwu Utara, AKBP Nugraha Pamungkas, membenarkan adanya laporan terkait dugaan penganiayaan ini. Namun, ia menegaskan satu poin penting terkait identitas korban.

“Korban bukan guru, tapi satpam di SMP Negeri Baebunta Selatan. Sementara terlapor merupakan siswa SMP dan masih di bawah umur,” tegas Nugraha, (30/1).

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh penyidik Polres Luwu Utara. Mengingat terlapor masih di bawah umur, polisi akan menjalankan prosedur hukum sesuai dengan aturan peradilan anak yang berlaku. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyerap informasi di media sosial dan tidak mudah terprovokasi sebelum mengetahui fakta sebenarnya.

Baca juga :  Dari Jambi untuk dunia! PKP Al-Hidayah Dirikan Pusat Kursus Bahasa Arab dan Inggris Modern Pertama di Provinsi Jambi