WartaPendidikan.co.id, MUARO JAMBI – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jambi bergerak cepat menyusul insiden dugaan keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di SPPG Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat 30 Januari 2026.
Sebanyak 45 siswa, mulai dari jenjang Kelompok Bermain (KB) hingga SMA/SMK, dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan yang disajikan pihak sekolah. Sebagai langkah tegas, Satgas MBG resmi menghentikan sementara seluruh operasional dapur di lokasi tersebut.
Sekretaris Satgas MBG Provinsi Jambi, Johansyah, menegaskan bahwa penghentian operasional dapur dilakukan untuk mempermudah proses investigasi yang tengah berlangsung.
“Operasional dapur dihentikan sementara waktu untuk kelancaran investigasi. Kami menunggu hasil pendalaman tim,” ujar Johansyah di Jambi.
Ia menambahkan bahwa dapur baru akan dievaluasi dan diizinkan beroperasi kembali jika hasil investigasi menyatakan kondisi sudah benar-benar aman bagi para siswa.
Untuk mengungkap penyebab pasti kejadian luar biasa ini, sampel makanan yang dikonsumsi para siswa telah dibawa ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muaro Jambi untuk uji laboratorium.
Sementara itu, puluhan siswa yang terdampak langsung dilarikan ke RSUD Ahmad Ripin untuk mendapatkan penanganan medis darurat di ruang IGD.
“Tugas kami adalah memberikan pertolongan dan merawat para pelajar ini. Mengenai penyebab pastinya, itu akan ditindaklanjuti oleh tim yang berkompeten,” jelas Edwin, salah satu petugas kesehatan di RSUD Ahmad Ripin.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih memantau kondisi kesehatan para siswa sembari menunggu hasil resmi dari uji sampel makanan.



Leave a Reply