WartaPendidikan.co.id, Jambi – Perayaan HUT Provinsi Jambi ke-69 tahun 2026 berlangsung meriah dengan berbagai parade budaya dan pameran. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, hadir langsung mengikuti seluruh rangkaian acara, termasuk Malam Keagungan Melayu bertema “Kalavibhaga”. Kehadiran beliau menegaskan komitmen Kota Jambi dalam menjaga kekayaan tradisi dan kearifan lokal.

Salah satu fokus utama Maulana dalam peringatan tahun ini adalah revitalisasi Anjungan Budaya Kota Jambi. Ia menilai rumah adat tersebut merupakan simbol identitas Tanah Pilih Pusako Betuah yang harus tetap berdiri tegak dan berfungsi sebagai pusat aktivitas masyarakat, bukan sekadar monumen mati yang sepi pengunjung.

Wali Kota berencana menjadikan anjungan ini sebagai tempat berkumpulnya para pemangku adat untuk memberikan pelatihan kepada generasi muda. Selain itu, sisi komersial yang elegan seperti penyediaan kuliner khas Jambi juga menjadi bagian dari rencana pengembangan kawasan yang dikelilingi destinasi wisata keluarga tersebut.

“Anjungan ini bisa kita gunakan untuk pelatihan adat dan budaya, UMKM, cafe pun bisa. Karena ini adalah ruang publik yang sangat indah, saya yakin ini potensinya sangat besar sekali. Tadi Ibu Jaksa Agung bersama Ibu Gubernur datang berkunjung dan menikmati kuliner dari UMKM kita dan beliau merasa nyaman disini. Sayang kalau sesuatu yang memiliki potensi ini tidak dimanfaatkan,” singkatnya.

Langkah menghidupkan kembali anjungan ini diharapkan mampu memperkuat citra Kota Jambi sebagai kota yang maju namun tetap berakar pada budaya Melayu. Dengan adanya tim optimalisasi, seluruh tradisi dan kearifan lokal yang ada di Kota Jambi dapat ditampilkan secara maksimal di etalase budaya tersebut.

Baca juga :  Sidak Beras, Wali Kota Jambi Temukan Dugaan Penurunan Mutu