WartaPendidikan.co.id, Surakarta, 10 Februari 2026-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN Dik) dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan koding sebagai media instruksional. Bertempat di ruang guru SMK Muhammadiyah 5 Karanganyar pada Selasa (27/1/2026), kegiatan ini dirancang untuk mengasah kompetensi digital para pendidik dalam merespons cepatnya laju teknologi di dunia pendidikan.

Kolaborasi Lintas Prodi dan Pendampingan Intensif

Inisiatif ini dimotori oleh lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) UMS, yang terdiri dari tiga mahasiswa laki-laki dan dua mahasiswa perempuan. Langkah mereka turut didukung oleh 15 mahasiswa dari berbagai program studi lain yang bertugas sebagai panitia serta pendamping selama masa KKN. Pelatihan ini diikuti oleh 12 guru dan karyawan, serta dihadiri langsung oleh kepala sekolah.

Materi inti disampaikan oleh Arif Setiawan, S.Kom., M.Eng., dosen PTI sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UMS. Arif memaparkan dasar-dasar AI serta koding yang diintegrasikan ke dalam media pembelajaran interaktif khas abad ke-21.

Praktik Langsung dengan Canva Code

Setelah pemaparan teori, para guru diarahkan untuk melakukan simulasi pembuatan konten menggunakan fitur Canva Code. Penggunaan akun belajar.id menjadi kunci akses utama dalam sesi praktik ini. Mengenai metode pelatihannya, Arif menjelaskan:

“Pelaksanaan pelatihan diawali dengan penyampaian materi secara teori, kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik. Pada sesi praktik, para guru diminta untuk melakukan login menggunakan akun belajar.id agar dapat mengakses dan memanfaatkan fitur Canva Code sebagai media pembuatan konten pembelajaran berbasis AI dan koding,” ujar Arif menerangkan, Senin (9/2/2026).

Meski sempat muncul kendala teknis terkait aktivasi akun belajar.id, kesigapan mahasiswa PTI dalam memberikan bimbingan personal membantu para guru mengatasi hambatan tersebut. Hasilnya, antusiasme peserta meningkat, salah satunya dibuktikan oleh Uut Haryanto, guru PJOK, yang berhasil menciptakan modul, gim, serta kuis interaktif secara mandiri.

Baca juga :  Dokter & Ners Baru Siap Mengabdi, FKIK UNJA Lantik 71 Lulusan

Apresiasi dan Dampak Positif

Kepala SMK Muhammadiyah 5 Karanganyar, Ninik Setya Utami, S.T., memberikan apresiasi tinggi terhadap program kerja ini. Menurutnya, pelatihan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan sekolah saat ini.

“Kegiatan ini membantu guru untuk lebih terbuka terhadap pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran,” ujar Ninik.

Para peserta juga memberikan testimoni positif karena pendekatan pelatihan yang aplikatif dan tidak sekadar teori. Dukungan mahasiswa KKN membuat para guru merasa lebih percaya diri untuk mengimplementasikan teknologi AI dan koding di ruang kelas. Melalui kontribusi nyata ini, mahasiswa UMS berharap kualitas pendidikan di SMK Muhammadiyah 5 Karanganyar semakin inovatif dan melek teknologi.