WartaPendidikan.co.id, Pekalongan – Yayasan Ma’had Islam Pekalongan terus berupaya meningkatkan standar kualitas pendidikannya. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menggelar program sertifikasi kompetensi bagi para guru di lingkungan yayasan tersebut.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penguatan mutu pendidikan agar para pengajar tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga keahlian profesional yang diakui secara standar. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap kualitas belajar mengajar di kelas.

Ketua Umum Yayasan Ma’had Islam Pekalongan menekankan bahwa tantangan dunia pendidikan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, guru sebagai ujung tombak pendidikan harus memiliki kompetensi yang relevan dan teruji.

“Guru adalah kunci utama dalam mencetak generasi unggul. Melalui sertifikasi ini, kita ingin memastikan bahwa setiap pengajar di Ma’had Islam benar-benar memiliki kualifikasi yang mumpuni dan profesional di bidangnya,” ujarnya dalam pembukaan kegiatan tersebut.

Gandeng Lembaga Profesional Dalam pelaksanaannya, Yayasan Ma’had Islam tidak main-main. Mereka menggandeng lembaga sertifikasi profesional untuk melakukan asesmen secara objektif terhadap para guru. Proses sertifikasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kompetensi pedagogik, kepribadian, hingga penguasaan teknologi informasi dalam pembelajaran.

Peserta sertifikasi yang terdiri dari guru-guru jenjang dasar hingga menengah ini mengikuti serangkaian ujian, mulai dari tes tertulis hingga praktik mengajar di depan asesor.

Demi Kepuasan Wali Murid dan Siswa Selain untuk pengembangan diri guru, program sertifikasi ini juga bertujuan untuk memberikan jaminan kualitas kepada masyarakat, khususnya para wali murid. Dengan guru yang tersertifikasi, Yayasan Ma’had Islam optimis dapat terus mempertahankan kepercayaan publik sebagai salah satu institusi pendidikan Islam terkemuka di Kota Pekalongan.

“Kita ingin orang tua merasa tenang dan percaya bahwa anak-anak mereka dididik oleh tenaga yang memang ahli. Ini adalah komitmen kami untuk terus bertransformasi menuju pendidikan yang lebih baik,” tambahnya.

Baca juga :  Peluang Emas Pendidikan! 30 Sekolah Baru Siap Gabung Program Garuda Top School Kemdiktisaintek 2026

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta. Para guru mengaku merasa tertantang untuk terus meng-upgrade kemampuan mereka agar tetap relevan dengan kebutuhan industri pendidikan di era digital saat ini.