WartaPendidikan.co.id, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) mengambil langkah tegas buntut terungkapnya kasus dugaan pencabulan massal yang dilakukan oknum kiai di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Kemenag memastikan seluruh santri di pesantren tersebut akan dipindahkan untuk menjamin keberlangsungan pendidikan mereka.

Plt Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI menegaskan bahwa perlindungan santri menjadi prioritas utama. Langkah pemindahan ini dilakukan agar para santri tetap bisa belajar di lingkungan yang aman dan kondusif.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah dan Kemenag Pati untuk segera memetakan pemindahan pendidikan para santri ke pesantren lain yang terdekat,” ujar pihak Kemenag dalam keterangannya.

Izin Operasional Terancam Dicabut Terkait status pesantren, Kemenag menyatakan tidak segan untuk mencabut izin operasional Ponpes Ndolo Kusumo jika hasil penyelidikan kepolisian membuktikan adanya pembiaran atau sistem yang mendukung terjadinya tindak pidana tersebut.

Langkah ini diambil sebagai bentuk sanksi administratif sekaligus peringatan keras bagi lembaga pendidikan lainnya. Kemenag menegaskan bahwa pesantren yang seharusnya menjadi tempat pembinaan akhlak tidak boleh dikotori oleh aksi bejat oknum pimpinan.

“Kami tidak menoleransi segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan pendidikan agama. Jika terbukti melanggar asas perlindungan anak, izin operasional pasti dicabut,” tegasnya.

Pendampingan Psikologis dan Trauma Healing Selain fokus pada kelanjutan pendidikan, Kemenag juga bekerja sama dengan pihak terkait untuk memberikan pendampingan psikologis. Mengingat jumlah korban yang diduga mencapai puluhan, tim trauma healing dikerahkan untuk memulihkan kondisi mental para santriwati.

“Fokus kami saat ini adalah menyelamatkan masa depan para santri. Baik dari sisi pendidikan akademik maupun kesehatan mental mereka pasca-kejadian ini,” tambahnya.

Baca juga :  Pakai Adat Melayu, Civitas UNJA Rayakan Hardiknas 2025 Penuh Makna

Sebelumnya, jagat media sosial digegerkan dengan kabar penangkapan oknum pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo di Pati. Oknum kiai tersebut diduga mencabuli puluhan santriwati dengan modus doktrin kepatuhan terhadap guru. Saat ini, pelaku sudah diamankan pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.