WartaPendidikan.co.id, JAKARTA, 3 Februari 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memberikan kesempatan terakhir bagi jutaan siswa penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Masa aktivasi rekening SimPel PIP Tahun 2025 yang semula berakhir pada Januari, kini diperpanjang hingga 28 Februari 2026.
Kebijakan ini diambil setelah data Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) mengungkapkan masih ada jutaan siswa yang terancam gagal menerima bantuan karena belum melakukan aktivasi rekening.
Jutaan Siswa Belum Aktivasi
Berdasarkan data terbaru per 15 Januari 2026, tercatat masih ada 1.762.975 siswa yang belum mengaktifkan rekeningnya. Angka ini cukup mengkhawatirkan karena hampir separuhnya, yakni 813.487 siswa, berasal dari jenjang Sekolah Dasar (SD).
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa perpanjangan ini adalah upaya pemerintah agar bantuan pendidikan tidak hangus dan kembali ke kas negara.
“Kami berharap tambahan waktu ini benar-benar dimanfaatkan oleh siswa dan orang tua. Jangan menunda aktivasi agar dana PIP dapat segera digunakan untuk menunjang kebutuhan belajar,” ujar Suharti melalui laman resmi Puslapdik.
Penting: Khusus Siswa Masuk SK Nominasi
Perlu dipahami bahwa proses aktivasi rekening ini ditujukan khusus bagi siswa yang masuk dalam SK Nominasi, yaitu peserta didik yang baru pertama kali menerima bantuan PIP.
Aktivasi adalah syarat mutlak agar status siswa berubah menjadi SK Pemberian, sehingga dana bantuan dapat ditransfer langsung oleh bank penyalur ke rekening masing-masing siswa.
Cara Cek dan Lokasi Aktivasi
Bagi orang tua atau siswa yang ingin memastikan statusnya, pengecekan dapat dilakukan secara mandiri melalui laman Sipintar (pip.kemdikbud.go.id).
Jika terdaftar sebagai penerima, segera datangi bank penyalur sesuai jenjang pendidikan berikut:
-
BRI: Untuk jenjang SD, SMP, Paket A, dan Paket B.
-
BNI: Untuk jenjang SMA, SMK, dan Paket C.
-
BSI: Khusus untuk seluruh jenjang pendidikan di Provinsi Aceh.
Rincian Siswa yang Belum Aktivasi (Data Per Januari 2026):
SD : 813.487 Siswa
SMP : 317.883 Siswa
SMA : 584.001 Siswa
SMK : 482.826 Siswa
Pemerintah terus berkomitmen menjaga keberlanjutan pendidikan bagi keluarga kurang mampu melalui PIP. Pastikan Anda menyelesaikan proses administrasi ini sebelum tenggat waktu berakhir pada akhir Februari mendatang agar hak pendidikan anak tetap terjaga.



Leave a Reply