WartaPendidikan.co.id, BANDUNG, 6 Februari 2026 – Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat tancap gas memulai transformasi digital di ruang kelas. Sebagai langkah awal, BBPMP menggelar Koordinasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran pada Rabu, 4 Februari 2026, untuk mematangkan persiapan penggunaan perangkat canggih di satuan pendidikan.
Kegiatan ini merupakan respons strategis bagi sekolah-sekolah yang telah menerima bantuan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) pada tahun 2025 namun belum mendapatkan pelatihan teknis secara mendalam.
Target Besar: 3.000 Satuan Pendidikan
Koordinasi ini melibatkan perwakilan bidang PAUD, SD, SMP, hingga Pendidikan Kesetaraan dari 27 Kabupaten/Kota, serta Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah I hingga XIII.
Rencananya, Bimtek akan dilaksanakan dalam 3 gelombang besar dengan jangkauan yang masif:
-
Target: 3.000 satuan pendidikan.
-
Lokasi: Tersebar di 76 Tempat Pelaksanaan Kegiatan (TPK) di seluruh wilayah Jawa Barat.
Kuasai Teknologi Abad ke-21
Tidak hanya sekadar memberikan perangkat, pemerintah memastikan para guru dan tenaga pendidik mampu mengoperasikannya secara optimal. Dalam Bimtek mendatang, peserta akan dibekali keahlian teknis menggunakan:
-
Interactive Flat Panel (IFP): Papan tulis pintar interaktif.
-
Perangkat Pendukung: Laptop dan Hardisk Eksternal.
-
Platform Digital: Optimalisasi aplikasi Rumah Pendidikan.
Mewujudkan Pemerataan Kualitas Pendidikan
Digitalisasi ini diharapkan mampu menghapus sekat perbedaan kualitas layanan pendidikan antara kota dan daerah terpencil di Jawa Barat. Dengan kelas yang lebih interaktif dan inovatif, siswa diharapkan lebih siap menghadapi tantangan abad ke-21.
“Harapannya, digitalisasi pembelajaran mampu meningkatkan kualitas, efisiensi, dan pemerataan layanan pendidikan di Jawa Barat,” tulis pernyataan resmi dalam agenda koordinasi tersebut.



Leave a Reply