Wakil WartaPendidikan.co.id, Jakarta, 09 Februari 2026- Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq , tekanan pentingnya menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai sarana penguatan karakter pendidikan. Dalam acara Tarhib Ramadhan di Gedung Negara, Sumedang (08/02), ia mengajak umat Islam untuk menyelaraskan ibadah puasa dengan pembentukan iman, akhlak, dan kepedulian sosial, serta mendukung penuh Gerakan Indonesia ASRI yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Poin-Poin Utama Pesan Wamen Fajar:
-
Sekolah Kehidupan: Puasa bukan sekedar menahan lapar, melainkan pelatihan disiplin, empati, kejujuran, dan tanggung jawab sosial yang harus diterapkan di semua lini kehidupan.
-
Kesalehan Sosial & Konstitusional: Kesalehan individu harus bertransformasi menjadi ketaatan pada etika publik, kepedulian terhadap lingkungan, serta kepatuhan kepada pemimpin ( ulil amri ) selama berada dalam jalur konstitusi.
-
Aksi Nyata Darurat Sampah: Mengingat Indonesia menghasilkan 142 ribu ton sampah per hari dengan tingkat pengolahan yang masih rendah (24%), Ramadhan harus menjadi ajang perubahan perilaku melalui pembiasaan memilah sampah dan hidup bersih.
-
Tadarus Maknawi: Menghimbau umat untuk tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya agar ibadah memberikan manfaat nyata bagi sesama.
Pemerintah Kabupaten Sumedang menyambut positif arahan tersebut. Bupati Ahmad Dony Munir menyatakan komitmen untuk berkolaborasi dalam menjadikan Ramadhan sebagai bulan pendidikan yang berkarakter demi memperkuat Gerakan Indonesia Bersih.
Senada dengan hal itu, Ketua PDM Sumedang, Dadang Setiawan , berharap kegiatan ini membekali umat dengan kesadaran dan ilmu yang matang sebelum memasuki bulan suci, sehingga kehadiran mereka dapat membawa kebermanfaatan luas bagi masyarakat.



Leave a Reply