WartaPendidikan.co.id, Jakarta, 13 Februari 2026-MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta kini sepenuhnya mengadopsi sistem pembelajaran berbasis teknologi di seluruh ruang kelas. Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan transformasi digital pendidikan dari Kementerian Agama RI, guna mewujudkan ekosistem madrasah yang modern di DKI Jakarta.
Inti Perubahan dan Fasilitas
Implementasi “Madrasah Digital” ini tidak hanya berfokus pada pembaruan infrastruktur, tetapi juga mencakup perubahan sistemik dalam kegiatan belajar mengajar (KBM):
-
Sarana Pendukung: Penggunaan tablet bagi siswa dan guru serta penyediaan TV digital sebagai media interaktif.
-
Metode Pembelajaran: Integrasi sumber belajar digital, video edukasi, platform daring, dan sistem evaluasi berbasis teknologi.
-
Tata Kelola: Penguatan infrastruktur, pelatihan inovasi bagi guru, serta sistem monitoring berbasis data untuk menjaga efektivitas program.
Kepala Madrasah, Faizah, menekankan bahwa digitalisasi ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang interaktif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Meski mengedepankan teknologi, madrasah tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama pendidikan.Keberhasilan program ini bergantung pada sinergi antara pihak sekolah dan Komite Madrasah. Ketua Komite menyatakan dukungan penuhnya, memandang langkah ini sebagai strategi tepat untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul, literat secara digital, dan mampu bersaing di kancah global. Melalui program ini, MTsN 41 berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi abad ke-21 bagi siswanya, sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekosistem digital dalam lingkungan Kementerian Agama.



Leave a Reply