WartaPendidikan.co.id, 13 Februari 2026-Pemerintah Kota Cirebon melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 di SMPN 18 menghadirkan solusi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini tidak hanya fokus pada kurikulum sekolah, tetapi juga memberikan perlindungan sosial menyeluruh guna mencegah anak putus sekolah akibat masalah ekonomi.

Berikut adalah poin-poin utama dari inisiatif tersebut:

Fokus Utama Program

  • Pendidikan Holistik: Menggabungkan pencapaian akademis dengan pemenuhan kebutuhan dasar dan perlindungan sosial bagi siswa.

  • Kehadiran Negara: SRT dirancang sebagai “rumah kedua” yang menjamin rasa aman bagi anak-anak yang memiliki latar belakang ekonomi sulit.

  • Sinergi Pusat & Daerah: Kunjungan Komisi VIII DPR RI menjadi momentum untuk mengusulkan perbaikan sarana, prasarana, serta anggaran agar program ini berkelanjutan.

Rencana Pengembangan ke Depan

  • Perluasan Jenjang: Saat ini SRT baru mencakup SD dan SMP. Targetnya, jenjang SMA akan mulai dibuka pada tahun ajaran baru mendatang.

  • Replikasi Nasional: Kementerian Sosial berencana menjadikan model di Cirebon ini sebagai percontohan nasional dengan target satu Sekolah Rakyat permanen di setiap Kabupaten/Kota.

  • Standardisasi Regulasi: Pemerintah sedang menyusun payung hukum dan skema anggaran yang kuat agar pola sekolah terintegrasi ini dapat diterapkan secara merata di daerah lain.

Baca juga :  Mendiktisaintek Tegaskan Komitmen pada Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Kejuruan di Pertemuan BRICS