WartaPendidikan.co.id, Kudus – Puluhan siswa SMA Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah, terpaksa menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit setelah mengalami gejala mual, muntah, dan pusing usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Mustiko Wibowo, menyampaikan bahwa berdasarkan data sementara, sebanyak 34 siswa harus menjalani rawat inap setelah sebelumnya mendapatkan perawatan dan observasi medis.
“Data terakhir tercatat ada 34 siswa yang dirawat inap di enam rumah sakit di Kabupaten Kudus. Namun, kemungkinan jumlah tersebut masih bisa berubah karena ada pasien yang sudah diperbolehkan pulang,” ujar Mustiko, Jum’at, 30 Januari 2026.
Enam rumah sakit yang menangani para siswa tersebut meliputi RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu, RS Kartika, RS Kumala Siwi, RS Islam, dan RS Aisyiyah. Dinas Kesehatan masih terus melakukan pendataan ulang untuk memastikan jumlah pasien terkini per hari ini.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Islam Sunan Kudus, Ahmad Syaifuddin, membenarkan adanya lima siswa SMA 2 Kudus yang dirawat inap di rumah sakit tersebut. Sebelumnya, terdapat 16 siswa yang menjalani perawatan, namun setelah observasi medis, lima di antaranya dinyatakan perlu rawat inap.
“Kondisi kelima pasien saat ini sudah membaik dan diharapkan hari ini bisa dipulangkan,” katanya.
Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus, Abdul Hakam, juga mengungkapkan bahwa rumah sakitnya merawat 18 siswa, meski tiga pasien di antaranya memilih pulang atas permintaan sendiri. Sementara RS Mardi Rahayu Kudus mencatat dua pasien yang masih menjalani rawat inap akibat dugaan keracunan tersebut.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, hingga Kamis sore, jumlah siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMA 2 Kudus yang sempat mendapatkan perawatan medis akibat kejadian ini mencapai 118 orang, yang tersebar di tujuh rumah sakit di wilayah Kudus.
Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pemantauan dan evaluasi lanjutan guna memastikan kondisi kesehatan para korban serta menelusuri penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.



Leave a Reply