WartaPendidikan.co.id, Makassar, 20 Februari 2026-Universitas Hasanuddin (Unhas) tengah menjajaki kerja sama strategis dengan lembaga asal Tiongkok, Anhui Fuxin Education Consulting, untuk memperkuat pendidikan internasional melalui program Fuxin Education.

Berikut adalah poin-main penting dari kolaborasi tersebut:

Fokus Utama Kerja Sama

  • Penguatan Jejaring Global: Unhas berkomitmen meningkatkan reputasi internasional melalui mobilitas dosen dan mahasiswa, riset kolaboratif, serta integrasi dengan industri global.

  • Mutu dan Keberlanjutan: Rektor Unhas, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, menekankan bahwa kerja sama ini harus memberikan dampak akademik yang nyata, bukan sekadar simbolis atau sekadar menambah jumlah mahasiswa asing.

  • Ekosistem Terintegrasi: Program ini dirancang untuk menghubungkan dunia akademik dengan sektor industri, sehingga menciptakan manfaat bagi universitas, mahasiswa, dan pelaku usaha.

Rencana Implementasi

Founder Fuxin Education, Jeff Sun, menawarkan beberapa skema kolaborasi praktis, di antaranya:

  1. Program Pascasarjana: Pengembangan program Magister yang didukung dengan penguasaan bahasa Mandarin.

  2. Kolaborasi Lintas Fakultas: Penguatan sinergi antar-fakultas untuk memperluas akses pendidikan lintas negara.

  3. Keterlibatan Industri: Menyelaraskan kurikulum dan mobilitas mahasiswa dengan kebutuhan ekosistem industri di Tiongkok.Langkah ini menandai upaya Unhas dalam mentransformasi institusinya menjadi pusat pendidikan yang lebih inklusif dan kompetitif di level global.

Baca juga :  Bahas Isu Strategis, Prabowo dan Macron Perkuat Sinergi Sektor Energi Hijau dan Pendidikan