WartaPendidikan.co.id, Jambi – Upaya kemandirian ekonomi terus digenjot oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Saat menghadiri penandatanganan kerja sama dengan Pemkot Surabaya (23/01/2026), Maulana menyatakan ketertarikannya untuk mengadopsi strategi Surabaya dalam memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Surabaya dinilai memiliki pengalaman mumpuni yang bisa diterapkan di Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa.

Fokus utama kunjungan tersebut memang berkaitan dengan replikasi sistem manajemen talenta ASN, namun optimalisasi ekonomi menjadi agenda tambahan yang tak kalah penting. Maulana percaya bahwa manajemen birokrasi yang baik harus dibarengi dengan fiskal daerah yang kuat. Dengan PAD yang meningkat, pembangunan di Kota Jambi akan lebih mandiri tanpa bergantung penuh pada dana pusat.

Menurut Maulana, Surabaya adalah mentor yang tepat dalam hal tata kelola kota yang modern. Pengalaman Surabaya dalam mengelola pajak dan retribusi daerah berbasis digital akan dipelajari secara mendalam untuk kemudian diaplikasikan sesuai karakteristik Kota Jambi. Sinergi ini diharapkan membawa dampak ganda bagi kemajuan daerah di masa depan.

“Saya kira ini betul-betul sebuah tahapan yang mempunyai manfaat besar bagi kami. Selain itu, kami juga akan mengadopsi bagaimana Pemkot Surabaya memaksimalkan PAD karena mereka punya pengalaman. Karena kita sebagai Kota perdagangan dan jasa yang harus mandiri secara ekonomi dari PAD yang meningkat,” lanjutnya.

Rangkaian kerja sama ini akan ditindaklanjuti dengan pelatihan intensif dari tim BKPSDMD Surabaya kepada staf Pemkot Jambi. Pendampingan dan monitoring berkala akan dilakukan untuk memastikan transisi sistem berjalan sesuai target. Maulana optimistis kolaborasi antar-daerah ini menjadi modal penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih bermutu.

Baca juga :  Elviana Puji Langkah Cepat Wali Kota Maulana Kawal Program Unggulan Presiden