WartaPendidikan.co.id, Kota Jambi – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jambi menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama para purna komisioner di D’pathi Coffee, Pematang Sulur, Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat gerakan literasi media penyiaran di wilayah tersebut.

Acara yang dihadiri oleh lintas generasi komisioner ini mengangkat tema “Penguatan Peran KPID dalam Mewujudkan Siaran yang Sejuk, Beretika, dan Bermartabat di Bulan Suci Ramadan”. Selain sebagai ajang temu kangen, diskusi ini difokuskan pada peningkatan pengawasan dan edukasi kualitas siaran bagi masyarakat.

Ketua KPID Provinsi Jambi, Asriyadi, menyatakan bahwa keterlibatan para purna komisioner sangat krusial karena pengalaman panjang mereka dalam memahami regulasi dan dinamika penyiaran daerah.

“Ini merupakan momen istimewa karena pertama kali dilakukan. Kami ingin mengonsolidasikan pengalaman para purna komisioner sebagai perpanjangan tangan KPID dalam mengedukasi masyarakat mengenai siaran yang sehat, terutama saat konsumsi media meningkat di bulan Ramadan,” ujar Asriyadi.

Komisioner KPI Pusat Korwil Jambi, Amin Sabanah, yang turut hadir dalam rangka pembinaan, berharap KPID Jambi terus memaksimalkan fungsi pengawasan. Ia juga memberikan informasi mengenai revisi UU Penyiaran No. 32 Tahun 2002 yang telah masuk dalam Prolegnas 2026, serta usulan agar anggaran KPID daerah dapat didukung oleh APBN di masa depan.

Dukungan serupa datang dari Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi, Hapis Hasbiallah. Ia menilai pengalihan beban anggaran ke APBN akan sangat membantu meringankan APBD Provinsi Jambi yang saat ini tengah mengalami penurunan.

Dalam diskusi tersebut, para purna komisioner seperti Arwani Yoyo Sunaryo dan Beri Herawati menekankan pentingnya menjaga soliditas internal lembaga. Mereka berharap melalui kolaborasi ini, masyarakat Jambi tidak hanya menjadi penonton pasif, tetapi mampu secara kritis menilai kualitas siaran yang mereka konsumsi demi terciptanya ekosistem penyiaran yang beretika.

Baca juga :  Haul ke-58 Guru Tua: Anwar Hafid Ajak Umat Bangkitkan Spirit Pendidikan Diniyah di Sulawesi Tengah