WartaPendidikan.co.id, Jambi – Kota Jambi resmi memasuki babak baru kepemimpinan di bawah tangan dingin Dr. dr. H. Maulana, MKM. Sosok dokter, pengusaha, sekaligus akademisi ini resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Wali Kota Jambi periode 2025–2030 di Istana Kepresidenan pada 20 Februari 2025, Selasa (31/3/2026).
Kemenangan fenomenal Maulana yang berpasangan dengan tokoh muda Diza Hazra Aljosha pada Pilwako 2024 menjadi catatan sejarah tersendiri. Pasangan ini berhasil meraup dukungan mayoritas warga dengan raihan suara mencapai 73,26% atau sebanyak 192.623 suara. Angka ini menjadi bukti kuatnya kerinduan masyarakat akan kepemimpinan yang humanis dan visioner di Tanah Pilih Pesako Betuah.
Dedikasi dari Akar Rumput
Lahir pada 14 Februari 1976, perjalanan karier Maulana merupakan potret dedikasi yang dimulai dari pengabdian sebagai dokter Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pengalaman di lapangan ini membentuk pemahamannya yang mendalam mengenai dinamika birokrasi dan kebutuhan dasar masyarakat.
Naluri kemanusiaannya melahirkan berbagai karya nyata, mulai dari pendirian RSIA Annisa Jambi hingga Klinik Hamdy Maulana Medika. Tak hanya fokus pada kesehatan, kepeduliannya merambah ke sektor pendidikan melalui pendirian Institut Agama Islam Muhammad Azim serta jaringan rumah tahfiz yang kini telah tersebar di tujuh cabang.
Transformasi Politik dan Visi Intelektual
Langkah politik Maulana ditempa melalui proses panjang yang matang. Debutnya dimulai pada 2013 sebagai calon Wakil Wali Kota, hingga akhirnya sukses menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi periode 2018–2023 mendampingi Syarif Fasha. Kapasitas politiknya kian kokoh setelah ia kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kota Jambi untuk periode 2025–2030.
Sebagai seorang pembelajar sejati, Maulana memadukan latar belakang medis dari Universitas Brawijaya dan Magister Kesehatan Universitas Indonesia dengan gelar Doktor (S3) Manajemen Pendidikan dari Universitas Pakuan yang diraihnya pada 2018.
Kombinasi kecerdasan akademis, pengalaman birokrasi, dan jiwa filantropi ini menjadi modal utama bagi Maulana dan Diza Aljosha untuk membawa visi besar menjadikan Kota Jambi sebagai kota yang lebih modern, sehat, dan religius di masa depan. (Amel)



Leave a Reply