WartaPendidikan.co.id, Jakarta – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memberikan pernyataan tegas terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Brian menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi segala bentuk kekerasan di dunia pendidikan tinggi.

Brian mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi intensif dengan Rektor UI untuk memastikan penanganan kasus ini berjalan sesuai prosedur. Fokus utama kementerian saat ini adalah menjamin keamanan serta pendampingan psikologis bagi para korban.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Bapak Rektor, dan kami terus memantau perkembangan penanganan kasus ini, termasuk memastikan pihak-pihak yang menjadi korban memperoleh perlindungan dan pendampingan yang semestinya,” ujar Brian dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/4/2026).

Komitmen Ruang Kampus Bermartabat Mendiktisaintek menekankan bahwa perguruan tinggi seharusnya menjadi lingkungan yang aman, bermartabat, dan memiliki integritas tinggi bagi seluruh sivitas akademika. Baginya, tindakan yang merendahkan martabat manusia merupakan pelanggaran berat yang tidak bisa ditoleransi.

Ia menuntut agar proses hukum dan etik di internal UI dilakukan secara sungguh-sungguh dan berpihak pada keadilan bagi korban.

“Setiap tindakan yang merendahkan martabat manusia adalah pelanggaran serius dan harus ditangani dengan sungguh-sungguh, adil, serta berpihak pada perlindungan korban,” tegasnya.

Kawal Kinerja Satgas PPKPT Sebagai langkah nyata, Kemendiktisaintek bersama pihak UI akan mengawal ketat jalannya investigasi. Brian juga memastikan kementeriannya bakal melakukan pengawasan langsung terhadap kinerja Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) UI.

Hal ini dilakukan untuk memastikan implementasi kebijakan pencegahan kekerasan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dijalankan secara konsisten di seluruh kampus di Indonesia.

Baca juga :  Mendiktisaintek Dukung Integrasi Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan di Pertemuan BRICS

“Kemendiktisaintek memastikan implementasi kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan berjalan konsisten di seluruh perguruan tinggi,” pungkas Brian.

Kasus yang menyeret belasan mahasiswa fakultas hukum ini kini tengah dalam proses pemeriksaan mendalam oleh Satgas terkait di UI dengan pengawasan penuh dari pemerintah pusat.