WartaPendidikan.co.id, Jambi – Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menghadiri Forum Ekonomi Jambi 2026 yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi. Dalam forum strategis tersebut, Rektor menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional yang inklusif dan berkelanjutan.

Rektor menilai, perguruan tinggi memiliki peran krusial sebagai penyedia riset dan inovasi yang dapat diaplikasikan langsung dalam pengembangan ekonomi lokal. Menurutnya, kolaborasi antara akademisi, otoritas moneter, dan pemerintah daerah akan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih tangguh menghadapi tantangan global.

Pertemuan ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk memetakan potensi serta hambatan ekonomi di Provinsi Jambi pada tahun 2026.

“Sinergi antara dunia pendidikan dan praktisi ekonomi seperti Bank Indonesia sangat mutlak diperlukan. Kita ingin hasil riset dari kampus tidak hanya berhenti di perpustakaan, tapi menjadi solusi nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat Jambi,” ujar Rektor UIN STS Jambi, Rabu (22/4/2026).

Dorong Hilirisasi Riset Akademik Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa UIN STS Jambi berkomitmen untuk menyelaraskan kurikulum dan fokus penelitian dengan kebutuhan pasar dan arah kebijakan ekonomi regional. Hal ini dilakukan agar lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang relevan dengan dinamika industri di Jambi.

Salah satu poin utama yang diusulkan adalah peningkatan literasi ekonomi syariah dan digitalisasi UMKM yang selama ini menjadi fokus pengembangan baik bagi BI maupun UIN Jambi.

Apresiasi dari Bank Indonesia Pihak Bank Indonesia Provinsi Jambi menyambut baik dorongan sinergi dari sektor akademisi. BI memandang masukan dari pakar-pakar perguruan tinggi sangat diperlukan dalam merumuskan rekomendasi kebijakan ekonomi yang berbasis data (data-driven policy) di tingkat daerah.

Baca juga :  SEJATI Ukir Prestasi di Abdidaya: Membangun Enam Pojok Literasi Tematik untuk Desa Cerdas Kendalrejo

Forum ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam menjaga stabilitas inflasi serta memacu investasi baru di Provinsi Jambi melalui sektor-sektor unggulan.

Kontribusi Kampus untuk Ekonomi Rakyat UIN STS Jambi melalui pusat-pusat studinya menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis dalam pendampingan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat desa. Rektor berharap, keterlibatan aktif kampus dapat membantu percepatan pemulihan dan penguatan ekonomi rakyat pasca-dinamika global beberapa tahun terakhir.

“Kami ingin hadir sebagai mesin penggerak. Kampus harus menjadi lokomotif pembangunan, bukan sekadar penonton di tengah perubahan ekonomi daerah,” tambahnya.

Harapan Masa Depan Ekonomi Jambi Melalui Forum Ekonomi BI 2026 ini, terbangun komitmen bersama untuk menciptakan peta jalan (roadmap) pengembangan ekonomi regional yang lebih terintegrasi. Sinergi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi secara makro, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.

Rektor optimis, dengan kolaborasi yang solid, Provinsi Jambi mampu menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Sumatra yang diperhitungkan secara nasional.