WartaPendidikan.co.id, Batanghari — Tim Dosen Universitas Jambi (UNJA) membantu SMK PP Negeri Batang Hari mengembangkan potensi agribisnis sekolah melalui pembangunan website promosi produk serta pengembangan produk unggulan berupa nugget berbahan dasar kedelai.

Website resmi yang beralamat di smkppbatanghari.sch.id tersebut kini telah dapat diakses publik. Website dilengkapi katalog produk dan kanal pemesanan yang terhubung langsung dengan pengelola unit produksi sekolah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun Anggaran 2026.

Tim pelaksana diketuai Niko Akbar, S.Kom., M.Kom., dengan anggota Nurul Abdillah, S.Pd., M.Kom. dan Dr. Ayatullah Muhammadin Al Fath. Program tersebut juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi.

SMK PP Negeri Batang Hari yang berada di Desa Jembatan Mas, Kecamatan Pemayung, memiliki Unit Produksi Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian yang mengolah hasil pertanian menjadi berbagai produk pangan.

Namun, sebelum adanya program tersebut, pemasaran produk masih terbatas di lingkungan sekolah. Promosi juga lebih banyak dilakukan dari mulut ke mulut sehingga calon pembeli dari luar sekolah belum memiliki sarana untuk mendapatkan informasi produk secara mudah.

Ketua Pelaksana, Niko Akbar, mengatakan persoalan yang dihadapi mitra berkaitan dengan dua hal, yakni sarana promosi dan konsistensi mutu produk.

“Persoalan mitra sebenarnya ada dua dan saling berkaitan. Produk sudah ada, tetapi belum punya sarana promosi. Sementara kalau sarana promosinya dibangun tanpa mutu produk yang baku, penjualan tidak akan berulang. Karena itu keduanya kami kerjakan bersamaan,” ujar Niko.

Website Dilengkapi Katalog dan Kanal Pemesanan

Website yang dibangun memiliki enam halaman utama, yakni Beranda, Profil Sekolah, Unit Produksi, Katalog Produk, Galeri, dan Kontak.

Baca juga :  Mensos Pastikan Empat Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi di Sumatera Utara Tahun Ini

Penggunaan domain .sch.id juga menjadi bagian dari penguatan identitas resmi sekolah. Domain tersebut merupakan domain yang diperuntukkan bagi lembaga pendidikan dan penggunaannya melalui proses verifikasi.

Selain membangun sarana promosi digital, tim Universitas Jambi juga mendampingi sekolah dalam mengembangkan produk unggulan berupa nugget berbahan dasar kedelai.

Pengembangan produk dilakukan melalui tiga kali percobaan bersama peserta didik dan guru produktif. Percobaan pertama menghasilkan tekstur yang masih keras, sedangkan percobaan kedua menghasilkan tekstur yang lebih baik meski aroma khas kedelai masih cukup kuat.

Pada percobaan ketiga, dua formulasi dibandingkan melalui uji tingkat kesukaan panelis menggunakan sampel berkode acak. Dari proses tersebut kemudian ditetapkan formulasi yang menjadi acuan produksi.

Tahapan produksi selanjutnya dibakukan menjadi 12 langkah, mulai dari proses perendaman kedelai hingga pengemasan. Pembakuan tersebut dilakukan agar produk dapat menghasilkan mutu yang relatif sama meskipun proses produksinya dikerjakan oleh peserta didik yang berbeda.

Kepala Program Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian sekaligus Koordinator Unit Produksi Sekolah, Maimunah, S.TP., mengatakan pengembangan nugget kedelai membutuhkan sejumlah percobaan untuk mendapatkan komposisi dan cita rasa yang sesuai.

“Untuk menciptakan sebuah nugget biasanya kami buat dari ampas kedelai, tapi untuk nugget kedelai ini kami harus mencoba dengan menentukan komposisi bahan makanan, memadukan rasa lain seperti ada rasa ayam dan kami harus mencoba berbagai resep. Harapan produknya bisa dikenalkan kepada masyarakat yang menarik minat akan produk kami,” ujarnya.

Dilengkapi Peralatan Produksi

Untuk mendukung pengembangan produk, tim pelaksana juga menyerahkan sejumlah peralatan produksi kepada pihak sekolah.

Peralatan tersebut meliputi mesin penghalus, alat pengukus berbahan stainless steel, kompor gas, timbangan digital serta berbagai peralatan pengolahan yang memenuhi persyaratan sebagai alat kontak pangan.

Baca juga :  Aston Jambi Juara 1 Halal Chef Competition 2026 Kategori Profesional

Kepala SMK Negeri PP Batang Hari, Khairu Azmi, S.P., M.M., menyambut baik pembangunan website tersebut. Menurutnya, website dapat membantu masyarakat mengenal sekolah sekaligus mengetahui berbagai produk yang dihasilkan unit produksi.

“Manfaat website ini bisa membuat masyarakat mengenal sekolah kami, tentang produk-produk kami yang bisa dijual langsung, dan rencananya juga bisa menampilkan produk agribisnis lain selain dari yang sudah kami kerjakan,” kata Khairu.

Ia menambahkan, pengelolaan website selanjutnya akan diteruskan oleh staf sekolah yang telah mendapatkan pelatihan. Staf tersebut nantinya dapat mengelola konten, produk dan artikel informasi mengenai sekolah.

Targetkan Sekolah Mandiri Kelola Website

Niko Akbar menegaskan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan website.

Menurutnya, indikator keberhasilan yang lebih penting adalah kemampuan pihak sekolah untuk mengelola website secara mandiri setelah program pengabdian selesai.

Karena itu, program dilanjutkan dengan pelatihan literasi digital bagi guru dan tenaga kependidikan, penyusunan dokumen prosedur operasional standar produksi, serta serah terima pengelolaan website kepada pihak sekolah.

“Program ini berhasil bukan ketika websitenya jadi, melainkan ketika sekolah tidak lagi membutuhkan kami untuk mengelolanya,” ujar Niko.

Program Pengabdian kepada Masyarakat tersebut dibiayai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026, serta dilaksanakan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jambi.