WartaPendidikan.co.id, Jambi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi melakukan langkah progresif dengan menyambangi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta. Kunjungan kerja ini difokuskan untuk mempelajari pemanfaatan teknologi satelit dan analisis data mutakhir guna memperkuat perlindungan terhadap komoditas unggulan daerah serta pelestarian lingkungan di Jambi.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran legislatif Jambi mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi penginderaan jauh (remote sensing) yang dimiliki BRIN. Teknologi ini dinilai krusial untuk memantau kondisi hutan, luas lahan perkebunan, hingga mendeteksi secara dini potensi konflik lahan serta kerusakan lingkungan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

DPRD Jambi menegaskan bahwa kebijakan daerah ke depan harus berbasis pada data yang akurat dan berbasis sains (science-based policy). Dengan dukungan data satelit, pemerintah daerah diharapkan tidak lagi meraba-raba dalam memetakan potensi sumber daya alam.

“Kami ingin memastikan kebijakan yang diambil DPRD maupun Pemerintah Provinsi Jambi memiliki dasar data yang kuat. Teknologi satelit dari BRIN bisa membantu kita memantau luas kebun sawit, karet, hingga menjaga kawasan hutan dari perambahan secara real-time,” ungkap perwakilan DPRD Provinsi Jambi.

Lindungi Komoditas Unggulan Daerah Selain isu lingkungan, fokus utama kunjungan ini adalah perlindungan komoditas daerah. DPRD mendorong adanya kolaborasi riset untuk meningkatkan produktivitas serta ketahanan tanaman unggulan Jambi terhadap serangan hama dan perubahan iklim.

Legislator menilai, melalui riset yang tepat sasaran, Jambi bisa memiliki varietas tanaman yang lebih unggul, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para petani lokal. “Kolaborasi riset dengan BRIN sangat penting agar komoditas kita memiliki nilai tambah dan terlindungi dari ancaman penyakit tanaman yang bisa merugikan ekonomi kerakyatan,” tambahnya.

Baca juga :  Lantik Kepsek dan Pejabat Fungsional, Gubernur Al Haris Dorong Maksimalkan Program Pengembangan SDM

Pemanfaatan Analisis Data Besar DPRD juga mempelajari bagaimana pemanfaatan Big Data dan analisis data spasial dapat membantu perencanaan tata ruang wilayah. Hal ini dianggap penting untuk meminimalisir tumpang tindih lahan yang selama ini sering menjadi pemicu konflik di tengah masyarakat.

Pihak BRIN menyambut baik inisiatif DPRD Jambi dan menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan teknis serta pendampingan riset. Sinergi ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama formal antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan BRIN.

Harapan untuk Jambi Lebih Modern Langkah DPRD Jambi ini diharapkan menjadi titik awal transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih modern di Jambi. Dengan mengadopsi teknologi satelit, pengawasan terhadap aktivitas pertambangan, perkebunan, dan kehutanan di Jambi dipastikan akan jauh lebih efektif dan transparan.

“Kita tidak boleh tertinggal oleh teknologi. DPRD akan terus mendorong agar hasil riset dan teknologi antariksa ini bisa diimplementasikan langsung untuk kepentingan rakyat Jambi,” pungkasnya.