Jambi – Rektor Universitas Batanghari (UBR) menekankan bahwa menjadi guru di masa depan bukan lagi soal kecerdasan intelektual semata. Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, para calon pendidik dituntut memiliki landasan karakter yang kuat melalui pendekatan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) 165.

Pesan ini disampaikan dalam sebuah agenda strategis yang melibatkan para mahasiswa calon guru di lingkungan UBR. Rektor menegaskan bahwa tugas guru masa depan tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), tetapi juga membentuk watak dan nilai-nilai luhur (transfer of value).

“Guru masa depan itu bukan sekadar pintar secara akademis. Tantangan di lapangan jauh lebih kompleks. Mereka harus memiliki karakter ESQ 165 yang menyatukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual,” ungkap Rektor UBR dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).

Menjaga Keseimbangan IQ, EQ, dan SQ Menurut Rektor, rumus 165 yang merujuk pada Ihsan, Rukun Iman, dan Rukun Islam merupakan fondasi untuk membangun integritas. Dengan memiliki keseimbangan antara IQ, EQ, dan SQ, seorang guru akan memiliki ketahanan mental dan spiritual yang lebih stabil saat menghadapi dinamika dunia pendidikan.

Ia menilai, tanpa karakter yang kokoh, seorang guru akan mudah tergerus oleh sisi negatif perkembangan teknologi dan pergeseran nilai sosial. Oleh karena itu, UBR berkomitmen untuk terus menyisipkan nilai-nilai karakter ini dalam kurikulum dan pembinaan mahasiswa.

Menjadi Teladan di Sekolah Rektor juga menambahkan bahwa guru adalah sosok yang digugu dan ditiru. Maka, penanaman nilai ESQ 165 ini diharapkan membuat guru menjadi teladan yang nyata bagi para siswanya kelak di sekolah.

“Kita ingin lulusan UBR menjadi agen perubahan. Mereka harus bisa memberikan inspirasi. Jika gurunya punya karakter yang baik dan spiritualitas yang matang, maka anak didiknya juga akan terbawa ke arah yang positif,” tambahnya.

Baca juga :  BBPMP Sumbar Gelar Rakor PPDB, Pastikan Transparansi dan Keadilan Penerimaan Murid Baru

Harapan untuk Transformasi Pendidikan Langkah UBR mendorong penguatan karakter ini disambut antusias oleh civitas akademika. Program ini diharapkan dapat mencetak pendidik yang tidak hanya unggul secara kompetensi mengajar, tetapi juga memiliki empati tinggi dan dedikasi yang tulus dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dengan pembekalan karakter ESQ 165, UBR optimis dapat berkontribusi dalam transformasi pendidikan nasional, di mana keberhasilan seorang siswa tidak hanya diukur dari nilai di atas kertas, tetapi juga dari kemuliaan akhlaknya.