WartaPendidikan.co.id, BANJARMASIN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin bergerak cepat menyiapkan skema Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026. Sebagai langkah awal, Disdik mengumpulkan seluruh Kepala Sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP se-Kota Banjarmasin guna menyamakan persepsi dan memastikan kesiapan infrastruktur pendaftaran.

Pertemuan strategis ini difokuskan pada evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya serta penguatan sistem teknis guna menghindari kendala administrasi maupun gangguan server pada saat proses pendaftaran berlangsung nantinya.

Komitmen Transparansi dan Keadilan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin menekankan bahwa integritas kepala sekolah dan panitia seleksi adalah kunci suksesnya SPMB 2026. Ia mengingatkan agar aturan mengenai jalur zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan orang tua dijalankan secara ketat sesuai petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.

“Kita kumpulkan para kepala sekolah agar tidak ada lagi keraguan dalam penerapan aturan di lapangan. Target kita jelas: proses penerimaan siswa tahun ini harus lebih transparan, akuntabel, dan tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala sistem,” tegasnya di hadapan para kepala sekolah.

Antisipasi Kendala Teknis Selain membahas kebijakan, pertemuan ini juga menyoroti kesiapan operator sekolah dalam mengelola data calon peserta didik. Disdik Banjarmasin berencana memperkuat sistem daring (online) untuk memudahkan orang tua dalam memantau hasil seleksi secara real-time.

Kepala sekolah juga diminta untuk proaktif memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di lingkungan sekolah masing-masing. Hal ini dilakukan agar para orang tua wali murid memahami persyaratan dokumen sejak dini, sehingga meminimalisir penumpukan pendaftar di hari-hari terakhir.

Harapan untuk Pendidikan Banjarmasin Melalui koordinasi terpusat ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap distribusi siswa di seluruh sekolah dapat lebih merata. Tidak ada lagi istilah “sekolah favorit” secara berlebihan, melainkan semua sekolah memiliki standar pelayanan dan kualitas pendidikan yang setara.

Baca juga :  Asah Kreativitas, Kemendikdasmen Gelar Lomba Video Mendongeng buat Guru PAUD-SD

Rapat koordinasi ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh kepala sekolah untuk menjaga profesionalitas demi kelancaran SPMB 2026 yang bersih dan jujur.