WartaPendidikan.co.id, MIMIKA – Tokoh pemimpin Papua Tengah, John Rettob, mengeluarkan pernyataan tegas mengenai arah pembangunan sektor pendidikan di wilayahnya pada tahun 2026. Beliau menekankan bahwa pemerintah daerah tidak boleh membeda-bedakan dukungan antara sekolah negeri dan sekolah swasta dalam hal alokasi bantuan maupun pembangunan infrastruktur, karena keduanya memiliki peran yang sama dalam mencerdaskan anak bangsa.
Menurut John Rettob, sekolah swasta di Papua Tengah selama ini telah memberikan kontribusi besar, terutama dalam menjangkau wilayah-wilayah yang belum tersentuh oleh fasilitas pendidikan negeri. Oleh karena itu, sudah sepatutnya pemerintah hadir untuk memberikan dukungan yang proporsional, baik berupa peningkatan sarana prasarana maupun penguatan kapasitas tenaga pendidik di sekolah-sekolah yayasan atau swasta.
“Anak-anak yang bersekolah di swasta adalah anak-anak kita juga, mereka generasi masa depan Papua Tengah. Tidak boleh ada diskriminasi dalam pelayanan pendidikan. Standar kualitas yang kita tuju harus merata di semua institusi,” ujar John Rettob dalam keterangannya. Pernyataan ini menjadi angin segar bagi penyelenggara pendidikan swasta yang selama ini berjuang secara mandiri.
Lebih lanjut, beliau menginstruksikan dinas terkait untuk memastikan distribusi bantuan seperti buku pelajaran, perangkat teknologi, hingga skema beasiswa dapat diakses secara adil oleh seluruh siswa. Dengan menghapuskan sekat antara negeri dan swasta, diharapkan kualitas lulusan di Papua Tengah akan semakin kompetitif dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Visi pembangunan pendidikan yang inklusif ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Papua Tengah. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga pendidikan swasta, tantangan geografis dan sosial di tanah Papua optimistis dapat teratasi. Komitmen John Rettob ini merupakan langkah nyata menuju pemerataan keadilan sosial melalui jalur pendidikan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.



Leave a Reply