WartaPendidikan.co.id, Jambi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk pasang badan menjamin keamanan dana nasabah Bank Jambi. Pasca-gangguan sistem yang sempat memicu kekhawatiran, legislatif kini bergerak cepat mengawal proses audit forensik terhadap sistem teknologi informasi (IT) bank daerah tersebut.

Langkah ini diambil guna memastikan bahwa proses perombakan total sistem IT yang dilakukan manajemen Bank Jambi berjalan sesuai prosedur dan benar-benar mampu melindungi hak-hak nasabah. DPRD menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat adalah aset terbesar bank milik daerah, sehingga tidak boleh ada celah bagi keraguan.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan jajaran direksi Bank Jambi serta otoritas terkait untuk memantau perkembangan audit. Ia memberikan jaminan bahwa dana masyarakat tetap utuh dan aman secara sistem.

“Kami di DPRD menjamin 100 persen dana nasabah di Bank Jambi aman. Saat ini sedang dilakukan audit forensik dan pembenahan sistem secara menyeluruh. Kami kawal ketat proses ini agar tidak ada satu rupiah pun milik nasabah yang hilang atau tercecer,” tegas Waka DPRD Jambi.

Audit Forensik untuk Transparansi Total Penggunaan audit forensik ini bertujuan untuk membedah secara mendalam titik lemah pada infrastruktur digital lama dan memastikan sistem baru yang sedang dibangun memiliki proteksi tingkat tinggi. DPRD meminta manajemen Bank Jambi untuk bersikap transparan mengenai hasil audit tersebut nantinya.

Legislator menilai langkah “bongkar total” sistem IT yang diambil manajemen adalah keputusan pahit namun perlu demi masa depan bank yang lebih tangguh. Hal ini dianggap sebagai bentuk pertanggungjawaban perusahaan dalam menghadapi tantangan ancaman siber yang semakin kompleks.

Imbauan agar Nasabah Tetap Tenang DPRD mengimbau masyarakat dan para nasabah, terutama aparatur sipil negara (ASN) dan pelaku usaha di Jambi, untuk tetap tenang dan tidak melakukan penarikan dana secara masif (rush conduct). Pihak dewan meyakinkan bahwa kondisi likuiditas dan keamanan Bank Jambi tetap terjaga dengan baik di bawah pengawasan ketat.

Baca juga :  "Isak Tangis Nur Asia Pecah di PN Jambi, Mohon Ampun Atas Kasus Korupsi Dana BOP"

“Nasabah tidak perlu panik. Gangguan sistem ini sedang diperbaiki secara fundamental. Kami di parlemen menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal agar Bank Jambi kembali beroperasi dengan pelayanan yang jauh lebih prima,” tambah anggota dewan lainnya.

Harapan Pemulihan Cepat Melalui pengawalan ketat dari DPRD, diharapkan Bank Jambi dapat segera menyelesaikan masa transisi sistemnya dalam waktu singkat. DPRD juga mendorong adanya sosialisasi yang lebih masif dari pihak bank kepada masyarakat terkait progres perbaikan sistem agar isu-isu miring tidak terus berkembang.

Dengan dukungan penuh dari legislatif dan audit yang akuntabel, Bank Jambi optimis dapat memulihkan kepercayaan publik sepenuhnya dan tetap menjadi motor penggerak ekonomi utama bagi Provinsi Jambi.