WartaPendidikan.co.id, Jakarta – Jagat maya tengah dihebohkan dengan potongan video lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diselenggarakan oleh MPR RI. Dalam video yang viral tersebut, seorang siswa tampak memberikan jawaban yang secara substansi benar, namun justru disalahkan oleh juri, hingga memicu protes dari netizen.

Menanggapi kegaduhan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI Siti Fauziah akhirnya angkat bicara. Ia memberikan klarifikasi terkait insiden teknis yang terjadi di atas panggung perlombaan tersebut.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami telah mengevaluasi insiden tersebut bersama dewan juri,” ujar Siti Fauziah dalam keterangannya.

Kronologi Kejadian Insiden bermula saat sesi tanya jawab cepat tepat. Seorang peserta memberikan jawaban yang sesuai dengan isi materi konstitusi. Namun, juri menyatakan jawaban tersebut salah karena tidak sesuai dengan “kata kunci” atau redaksi spesifik yang dipegang oleh tim penilai.

Sontak, video tersebut menuai kritik pedas dari warganet. Banyak yang menilai juri terlalu kaku dan tidak melihat substansi kebenaran dari jawaban siswa yang bersangkutan. Netizen menyayangkan jika semangat belajar siswa justru patah karena kesalahan teknis penilaian.

Penjelasan Sekjen MPR Siti Fauziah menjelaskan bahwa lomba tersebut memang memiliki standar penilaian yang sangat ketat, mengingat materi yang dilombakan menyangkut konstitusi negara. Meski demikian, ia mengakui adanya ruang evaluasi dalam cara penilaian agar lebih adil di masa depan.

“Tentu ini menjadi masukan berharga bagi kami. Kami ingin lomba ini tetap menjadi ajang yang edukatif dan objektif bagi seluruh pelajar di Indonesia,” tambahnya.

Pihak MPR RI menegaskan telah berkomunikasi dengan sekolah dan siswa yang bersangkutan untuk menyelesaikan masalah ini secara baik-baik. Mereka memastikan bahwa kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi total bagi panitia penyelenggara lomba di tahun-tahun mendatang.

Baca juga :  Pulihkan Solok: Aksi Nyata Tim UNJA Hadirkan Air Bersih dan Sanitasi Pascabencana

Komitmen Transparansi Sekjen MPR juga menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan untuk merugikan salah satu peserta. Proses penilaian dalam Cerdas Cermat Empat Pilar diklaim tetap mengedepankan sportivitas.

“Kami mengapresiasi kritisnya masyarakat dalam mengawal kegiatan ini. Ini bukti bahwa kepedulian terhadap pemahaman Empat Pilar bangsa masih sangat tinggi,” pungkas Siti Fauziah.

Kini, pihak panitia berjanji akan lebih teliti dalam menyusun panduan jawaban agar tidak lagi menimbulkan persepsi ganda yang merugikan peserta lomba.