WartaPendidikan.co.id, Jambi – Fakultas Hukum (FH) Universitas Jambi (Unja) terus memperluas jaringan kolaborasinya demi meningkatkan mutu pendidikan dan riset di wilayah Jambi. Kali ini, FH Unja secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Adiwangsa Jambi (Unaja) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama.

Penandatanganan ini dilakukan sebagai langkah nyata kedua institusi dalam mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama ini diproyeksikan akan membuka peluang luas bagi dosen dan mahasiswa untuk berkolaborasi dalam proyek penelitian serta pertukaran ilmu pengetahuan.

Pihak FH Unja menilai sinergi antarperguruan tinggi lokal sangat penting untuk membangun ekosistem akademik yang kompetitif di tingkat regional maupun nasional.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Kolaborasi dengan Universitas Adiwangsa akan menjadi wadah bagi kita untuk saling berbagi sumber daya, terutama dalam pengembangan riset hukum yang berdampak langsung bagi masyarakat Jambi,” ujar pihak Dekanat FH Unja.

Fokus pada Riset Bersama dan Jurnal Ilmiah Salah satu poin utama dalam kesepakatan ini adalah pengembangan riset kolaboratif dan pengelolaan jurnal ilmiah. Kedua belah pihak sepakat untuk saling mendukung dalam publikasi karya ilmiah guna meningkatkan sitasi dan reputasi akademik masing-masing kampus.

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup bidang pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan, pakar hukum dari Unja dan Unaja dapat turun bersama memberikan edukasi dan bantuan hukum bagi warga yang membutuhkan.

Implementasi Program MBKM Kemitraan ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman belajar di luar kampus melalui program pertukaran mahasiswa. Hal ini dinilai penting untuk memperluas cakrawala berpikir mahasiswa hukum dalam menghadapi dinamika problematika hukum di lapangan.

Baca juga :  Dosen FKIP Universitas Jambi Gelar Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Menggunakan Gamma App di SDN 80/I Muara Bulian

“Dengan MoU ini, kita ingin mahasiswa tidak hanya terpaku pada satu lingkungan saja, tapi bisa menyerap ilmu dari berbagai sumber, termasuk melalui sinergi dengan Unaja,” tambahnya.

Harapan untuk Kemajuan Pendidikan di Jambi Rektorat dari kedua universitas berharap penandatanganan kerja sama ini tidak berhenti sebagai seremoni belaka, melainkan segera ditindaklanjuti dengan rencana aksi (action plan) yang konkret.

Langkah taktis ini dipandang sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mencetak lulusan hukum yang profesional, berintegritas, dan siap menjawab tantangan zaman. Ke depan, FH Unja berkomitmen untuk terus merangkul berbagai mitra strategis guna memperkuat posisi Unja sebagai pusat keunggulan pendidikan di Provinsi Jambi.