WartaPendidikan.co.id, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia resmi mencanangkan penguatan ekosistem Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) melalui sistem integrasi pendidikan yang komprehensif. Program ambisius ini dirancang untuk menyatukan jalur pendidikan dari jenjang dasar dan menengah hingga ke perguruan tinggi dalam satu ekosistem yang terpadu, guna mencetak kader intelektual muslim yang mumpuni di tahun 2026 ini.

Langkah integrasi ini bertujuan untuk menciptakan kesinambungan kurikulum dan standar kualitas akademik sejak dini. Dengan adanya sekolah laboratorium (lab school) di bawah naungan ekosistem UIII, para siswa diharapkan sudah mulai terpapar dengan nilai-nilai moderasi beragama dan standar riset internasional yang menjadi ciri khas universitas tersebut, sehingga transisi menuju jenjang pendidikan tinggi menjadi lebih selaras.

“Kita ingin membangun sebuah ekosistem pendidikan Islam yang utuh. Integrasi dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi di UIII ini akan menjadi model percontohan nasional dalam mencetak generasi emas yang memiliki kedalaman ilmu agama sekaligus penguasaan sains global,” ujar perwakilan Kemenag dalam keterangannya di Kampus UIII, Depok, pada Rabu (1/4).

Selain penguatan kurikulum, Kemenag juga akan memfokuskan pengembangan sarana prasarana yang mendukung kolaborasi antara mahasiswa pascasarjana UIII dengan siswa di jenjang dasar-menengah. Sinergi ini diharapkan mampu menghidupkan budaya riset dan inovasi di seluruh level pendidikan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat peradaban Islam dunia yang modern dan inklusif.

Pemerintah optimistis bahwa dengan ekosistem yang semakin kuat dan terintegrasi, UIII akan semakin kompetitif dalam menarik minat pelajar internasional. Komitmen Kemenag ini merupakan bagian dari peta jalan besar pendidikan Islam Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata bagi perdamaian dan kemajuan global. Transformasi ini diharapkan mulai memberikan dampak signifikan terhadap kualitas lulusan dalam beberapa tahun ke

Baca juga :  Siap Hadapi Era Digital! Dinas Pendidikan Kota Jambi Pastikan 9.209 Siswa Ikuti TKA Berbasis Komputer