WartaPendidikan.co.id, Jambi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat strategi pendidikan karakter bagi para pelajar melalui pendekatan edukatif berbasis media visual. Langkah ini bertujuan untuk membentengi generasi muda dari dampak negatif perundungan di dunia maya.
Strategi tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) bertema Cyberbullying yang diselenggarakan di Bioskop Mall Lippo Plaza, Jambi Timur, Jumat (10/4). Acara ini dihadiri oleh jajaran Polresta Jambi, kepala perangkat daerah, serta ratusan tenaga pendidik SD dan SMP se-Kota Jambi.
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, saat membuka kegiatan menekankan bahwa pembentukan karakter harus menjadi prioritas utama di samping prestasi akademik. “Pendidikan tanpa karakter tidak akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Kegiatan ini adalah sarana edukasi sekaligus refleksi bersama tentang pentingnya mencegah perundungan siber,” ujarnya.
Dalam sosialisasi ini, para peserta menyaksikan film edukasi berjudul “Cyberbullying: Ketika Dunia Menjatuhkanmu, Bisakah Kamu Bangkit Kembali”. Film tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi sosial budaya di Indonesia saat ini, sehingga pesan moral yang disampaikan menjadi lebih mudah diterima oleh kalangan remaja.
Senada dengan hal tersebut, Kasat Reskrim Polresta Jambi, AKP Husni Abda, memberikan apresiasi terhadap penggunaan film sebagai media pembelajaran. Ia menegaskan bahwa pencegahan adalah kunci utama karena kasus perundungan rawan terjadi di lingkungan sekolah.
“Kami terus memperkuat kerja sama lintas sektor, khususnya dalam memberikan pendampingan dan pemulihan psikologis bagi korban jika terjadi kasus cyberbullying,” tegas Husni.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari amanat Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Melalui sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat, Pemkot Jambi berharap dapat menanamkan nilai-nilai integritas, kemandirian, dan gotong royong kepada para siswa. (Amel)



Leave a Reply