WartaPendidikan.co.id, JAMBI – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi terus memperkuat jejaring kerja sama dengan sektor industri berskala internasional. Langkah ini diwujudkan melalui persiapan program strategis bertajuk “PetroChina Goes to Campus”, sebuah inisiatif yang dirancang untuk menjembatani dunia akademik dengan realitas industri hulu minyak dan gas bumi.
Program ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam kepada mahasiswa mengenai operasional industri migas, sekaligus membuka peluang pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global.
Mendekatkan Mahasiswa dengan Dunia Kerja Pihak rektorat UIN STS Jambi menegaskan bahwa kolaborasi dengan PetroChina International Jabung Ltd. merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mengimplementasikan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan industri. Melalui program ini, para praktisi dari PetroChina akan berbagi pengetahuan langsung di lingkungan kampus.
“Kami ingin mahasiswa UIN STS Jambi tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga memahami dinamika industri secara nyata. Kerja sama ini adalah langkah penting untuk meningkatkan daya saing lulusan kita di sektor-sektor strategis,” ujar perwakilan pimpinan UIN STS Jambi.
Fokus pada Edukasi dan Peluang Karir Program “PetroChina Goes to Campus” nantinya akan diisi dengan serangkaian kuliah umum, diskusi panel, hingga informasi mengenai program magang bagi mahasiswa berprestasi. Selain aspek teknis migas, program ini juga akan memaparkan mengenai aspek tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memicu semangat inovasi di kalangan mahasiswa, khususnya dalam melihat peluang karir dan riset yang berkaitan dengan sumber daya alam di Provinsi Jambi.
Dukungan Terhadap Transformasi Kampus Langkah ini selaras dengan visi UIN STS Jambi dalam melakukan transformasi menjadi universitas yang inklusif dan progresif. Dengan menggandeng mitra industri besar seperti PetroChina, UIN STS Jambi membuktikan bahwa perguruan tinggi keagamaan negeri mampu bersinergi dalam sektor-sektor profesional yang lebih luas.
Pihak universitas berharap program ini menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang yang lebih intensif, termasuk dalam bidang penelitian bersama dan pengabdian masyarakat di sekitar wilayah operasional industri.



Leave a Reply