WartaPendidikan.co.id, Jambi – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, resmi membuka kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2026. Dalam arahannya, Diza menekankan bahwa PPPK kini memiliki peluang besar untuk mengisi jabatan strategis di lingkup Pemkot Jambi.
Kegiatan yang digelar di Gedung Diklat BKPSDM Kota Jambi, Selasa (14/4/2026) pagi ini, merupakan implementasi dari UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Tercatat sebanyak 1.040 peserta yang terdiri dari 640 tenaga guru dan 400 tenaga kesehatan akan mengikuti pembekalan ini secara bertahap hingga Juli mendatang.
Wawako Diza menyebutkan bahwa orientasi ini sangat krusial untuk menyelaraskan visi misi pembangunan Kota Jambi. Ia meminta seluruh ASN PPPK tidak hanya bekerja rutin, tetapi juga memahami program-program unggulan pemerintah.
“ASN PPPK harus memahami 11 program unggulan ‘Kota Jambi Bahagia’ yang tersebar di seluruh OPD. Tujuannya agar mereka dapat memberikan pemahaman yang tepat dan edukasi langsung di tengah-tengah masyarakat,” ujar Diza dalam sambutannya.
Diza juga memberikan “angin segar” terkait masa depan karir PPPK. Menurutnya, dalam beberapa tahun ke depan, Pemkot Jambi akan menghadapi gelombang besar PNS yang memasuki masa purna tugas atau pensiun. Kondisi ini dipastikan akan mengubah peta komposisi pegawai.
”Beberapa tahun ke depan, gelombang pensiun PNS akan banyak sekali. Ini membuka kesempatan bagi ASN PPPK untuk mengembangkan karirnya. Contohnya, baru-baru ini ada ASN PPPK yang kita kukuhkan menjadi kepala sekolah,” jelasnya.
Namun, ia menegaskan bahwa peluang tersebut hanya terbuka bagi mereka yang memiliki kinerja luar biasa dan integritas tinggi. Diza berharap orientasi ini melahirkan ASN yang memiliki mentalitas “BerAKHLAK”.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta orientasi PPPK dapat menjadi ASN yang Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif. Teruslah bersyukur dengan menunjukkan integritas tinggi,” tambah Diza.
Di tempat yang sama, Kabid PKA BKPSDMD Kota Jambi, Lusiana Lutfhie, merincikan bahwa dari total 5.641 PPPK di Kota Jambi, baru sebagian kecil yang sudah tersentuh orientasi.
”Hingga tahun 2025, baru 1.132 orang yang mengikuti orientasi. Saat ini masih ada 3.469 orang lagi yang belum, dan akan kami laksanakan secara bertahap,” ungkap Lusiana.
Lusiana menambahkan, para peserta tidak hanya sekadar duduk mendengarkan materi, namun akan menghadapi ujian akhir. “Nantinya di akhir orientasi akan dilakukan evaluasi secara akademik, sikap perilaku, hingga pengenalan etika instansi,” pungkasnya.
Acara pembukaan ini ditandai dengan pemasangan tanda peserta secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Jambi kepada perwakilan peserta guru dan tenaga kesehatan. (Amel)



Leave a Reply