WartaPendidikan.co.id, SURABAYA, 18 Februari 2026 – Bertempat di Ruang Bayu Kinara, Airlangga Convention Center, Kampus C, sebanyak 32 mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) resmi menerima simbolisasi Beasiswa Tahfidz Sarjana dari Baitulmaal Muamalat.
Program ini merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung pendidikan para hafidz (penghafal Al-Qur’an) untuk mencetak generasi intelektual yang memiliki kedalaman spiritual dan kemanfaatan bagi agama serta masyarakat.
Komitmen UNAIR: 23% Mahasiswa Tercover Beasiswa
Direktur Kemahasiswaan UNAIR, Dr. Eko Supeno, Drs., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Baitulmaal Muamalat dan MUI Jawa Timur atas dukungan konsisten mereka.
Di tengah tantangan ekonomi pasca-pandemi, Dr. Eko mengungkapkan bahwa UNAIR terus berupaya memastikan tidak ada mahasiswa yang putus kuliah karena kendala biaya.
“Sekitar 23% atau 10.000 mahasiswa UNAIR saat ini telah menerima berbagai skema beasiswa. Ini adalah komitmen kami untuk terus mendukung pendidikan tinggi meskipun situasi ekonomi tidak mudah,” ujar Dr. Eko.
Beliau juga menambahkan bahwa UNAIR terus memperkuat kemandirian finansial melalui optimalisasi Satuan Usaha Bisnis dan Akademik—seperti rumah sakit dan apotek—agar dapat terus memberikan subsidi dan bantuan pendidikan yang berkelanjutan.
Pesan MUI: Jaga Amanah, Lulus Tepat Waktu
Senada dengan hal tersebut, Ketua LPPOM MUI Jawa Timur memberikan motivasi pembakar semangat bagi para penerima manfaat. Ia menekankan bahwa beasiswa ini adalah bentuk kepercayaan dan “rezeki” yang harus dijawab dengan prestasi nyata.
“Kalian sangat beruntung. Dengan adanya dukungan ini, tidak ada alasan lagi untuk tidak lulus tepat waktu. Selesaikanlah pendidikan ini dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para mahasiswa agar selalu menjaga integritas dan menjadikan hafalan Al-Qur’an sebagai benteng moral di dunia akademik maupun profesional.
Harapan untuk Masa Depan
Pemberian beasiswa ini diharapkan tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga menjadi pemicu bagi para mahasiswa untuk berkontribusi lebih luas bagi bangsa.
Acara simbolisasi ini ditutup dengan harapan besar agar para lulusan tahfidz dari UNAIR nantinya mampu menjadi pemimpin yang amanah dan membawa perubahan positif di tengah masyarakat.



Leave a Reply