WartaPendidikan.co.id, SEMARANG, 20 Februari 2026 – Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, tancap gas memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah India. Kerja sama ini difokuskan pada empat sektor utama: investasi, pariwisata, pendidikan, serta pertukaran budaya.
Langkah ini dipertegas dalam pertemuan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, di Balai Kota Semarang.
Bukan Sekadar Diplomasi, Tapi Warisan Sejarah
Wali Kota Agustina mengungkapkan bahwa hubungan antara Semarang dan India memiliki akar sejarah yang sangat dalam, bermula dari jalur perdagangan maritim berabad-abad silam. Jejak budaya ini masih hidup subur di tengah masyarakat Semarang hingga hari ini.
“India bagi kami bukan hanya negara sahabat, tetapi juga bagian dari sejarah yang membentuk jiwa Kota Semarang. Keberadaan Kampung Pekojan dan tradisi Bubur India di Masjid Jami Pekojan setiap Ramadan adalah warisan yang harus kita lanjutkan dengan kolaborasi nyata,” ujar Agustina.
Dampak Ekonomi: Farmasi hingga Tekstil
Selain sisi emosional, kontribusi ekonomi India di ibu kota Jawa Tengah ini tergolong signifikan. Beberapa poin kerja sama ekonomi yang disoroti antara lain:
-
Investasi Riil: Kehadiran raksasa farmasi PT Macleods Pharmaceutical Indonesia dan perusahaan tekstil PT Bitratex Industries.
-
Dampak Sosial: Penyerapan tenaga kerja lokal dan penguatan ekonomi daerah melalui sektor industri manufaktur.
Pendidikan dan Budaya: Hadirnya “India Corner”
Sektor pendidikan juga menunjukkan progres positif. Saat ini, mahasiswa dari O.P. Jindal Global University tengah melakukan program pengabdian masyarakat di Desa Wisata Jatirejo.
Selain itu, kolaborasi diperkuat dengan peresmian “India Corner” di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Fasilitas ini akan menjadi pusat promosi budaya sekaligus jendela informasi peluang studi bagi mahasiswa Indonesia ke India.
Komitmen Beasiswa dan Pelatihan Profesional
Duta Besar India, Sandeep Chakravorty, menyambut hangat apresiasi Pemkot Semarang. Ia menegaskan bahwa hubungan kedua negara saat ini berada pada fase emas, menyusul kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India baru-baru ini.
“Kami berkomitmen untuk memperluas program beasiswa dan pelatihan, tidak hanya bagi pelajar tetapi juga bagi aparatur pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas profesional,” ungkap Sandeep.
Pertemuan ini diharapkan menjadi pemantik bagi warga India untuk menjadikan Semarang sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya utama di Indonesia, sekaligus memperkuat people-to-people contact antara kedua bangsa.



Leave a Reply