WARTAPENDIDIKAN.CO.ID, JAMBI — Data pelayanan kesehatan yang dihasilkan setiap hari oleh Puskesmas memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. Namun, pemanfaatannya saat ini masih belum maksimal dan sebagian besar masih digunakan untuk kebutuhan pelaporan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi (UNJA) yang menggelar pelatihan pengolahan dan analisis data kesehatan berbasis machine learning.

Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Tenaga Kesehatan di Kota Jambi melalui Pelatihan Pengolahan dan Analisis Data Kesehatan Berbasis Machine Learning dalam Mendukung Pengambilan Keputusan Layanan Kesehatan” tersebut digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Jambi, Selasa, 29 September 2026.

Sebanyak 30 tenaga kesehatan dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Jambi mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta mendapatkan pembekalan sekaligus praktik pengolahan dan analisis data kesehatan menggunakan pendekatan machine learning.

Data Kesehatan Bisa Jadi Dasar Pengambilan Keputusan

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ns. Harnita, S.Kep., M.Kep., saat membuka kegiatan mengatakan, data yang dihasilkan Puskesmas setiap hari dan dilaporkan kepada Dinas Kesehatan sebenarnya dapat dimanfaatkan lebih jauh.

Menurutnya, data tersebut dapat diolah menjadi informasi yang mendukung peningkatan pelayanan sekaligus membantu proses pengambilan keputusan.

Kegiatan PPM ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi dengan Pemerintah Kota Jambi, termasuk Dinas Kesehatan Kota Jambi.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Ketua kegiatan PPM, Ulfa Khaira, S.Komp., M.Kom., mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk membantu tenaga kesehatan mengolah data yang selama ini dikumpulkan agar dapat menghasilkan informasi yang lebih bermakna.

Baca juga :  UNJA Resmi Lepas Mahasiswa KKN ke Tanjung Jabung Barat

“Data kesehatan yang setiap hari dikumpulkan sebenarnya memiliki potensi yang besar. Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu tenaga kesehatan memahami bagaimana data tersebut dapat diolah dan dianalisis sehingga tidak berhenti sebagai data pelaporan, tetapi dapat memberikan informasi yang mendukung pengambilan keputusan layanan kesehatan,” ujar Ulfa.

Peserta Praktik Langsung Analisis Data

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari pengenalan data kesehatan dan konsep dasar machine learning.

Materi kemudian dilanjutkan dengan tahapan persiapan dan pengolahan data, termasuk data cleaning, penanganan missing value, pemilihan atribut, hingga visualisasi data.

Peserta juga melakukan praktik analisis menggunakan Orange Data Mining, perangkat lunak berbasis visual yang memungkinkan proses analisis dilakukan dengan menyusun workflow menggunakan berbagai widget.

Pada sesi analisis, peserta diperkenalkan dengan tiga pendekatan machine learning, yakni clustering, klasifikasi, dan prediksi.

Melalui clustering, peserta belajar mengelompokkan data kesehatan berdasarkan karakteristik yang memiliki kemiripan. Sementara pada klasifikasi, peserta belajar mengelompokkan data ke dalam kategori tertentu.

Adapun melalui pendekatan prediksi, peserta diperkenalkan pada proses memperkirakan suatu nilai berdasarkan pola data yang tersedia.

Tidak hanya melakukan praktik, peserta juga dilatih membaca dan menginterpretasikan hasil analisis. Dengan demikian, hasil pengolahan data tidak berhenti pada grafik maupun hasil model, tetapi dapat dipahami dan dikaitkan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan.

Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi dengan pendampingan tim dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi.

Dorong Tenaga Kesehatan Lebih Melek Analisis Data

Tim PPM dipimpin Ulfa Khaira, S.Komp., M.Kom., dengan anggota Akhiyar Waladi, M.Kom., Mutia Fadhila Putri, M.Kom., Syamsyida Rozi, S.Si., M.Si., Nindy Raisa Hanum, M.Kom., Hasanatul Iftitah, S.Si., M.Kom., Edi Saputra, S.T., M.Sc., dan Reni Aryani, S.Kom., M.S.I.

Baca juga :  Kamtibmas Aman dan Terkendali, JMSI Beri Apresiasi ke Polda Jambi

Tim tersebut memiliki kepakaran di bidang machine learning, visualisasi data, pemodelan matematika, analisis data, serta pengembangan perangkat lunak.

Melalui kegiatan PPM ini, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi mendorong peningkatan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memanfaatkan data sebagai sumber informasi, bukan sekadar bahan pelaporan.

Kemampuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses perencanaan, pemantauan, evaluasi, serta pengambilan keputusan dalam pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat serta transfer pengetahuan dan teknologi kepada mitra.

Kolaborasi antara Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi dengan Dinas Kesehatan Kota Jambi diharapkan terus berkembang, khususnya dalam meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di bidang pengolahan dan analisis data kesehatan.