WARTAPENDIDIKAN.CO.ID – Komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperluas akses layanan keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional. Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Jambi menjadi yang terbaik bersama dua daerah lainnya dalam ajang TPAKD Award 2026 kategori Kota wilayah Sumatera.
Pengumuman disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD Tahun 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Kota Jambi bersama Kota Pematangsiantar, dan Kota Metro.
Penetapan tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia selaku Ketua Harian Dewan Nasional Keuangan Inklusif Nomor 594 Tahun 2026 tentang Penetapan Nominasi dan Penerima Penghargaan TPAKD Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun 2026.
Rakornas TPAKD tahun ini mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK). Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol sirene. Pembentukan lembaga tersebut diharapkan dapat memperkuat inklusi dan kesejahteraan keuangan masyarakat, termasuk meningkatkan kepemilikan rekening serta akses layanan keuangan hingga tingkat keluarga.
Masuknya TPAKD Kota Jambi dalam 3 Kota terbaik wilayah Sumatera menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kota Jambi untuk terus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan sesuai kebutuhan.
Melalui program TPAKD, Pemkot Jambi mendorong perluasan akses keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang, serta masyarakat luas. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kerja sama dengan lembaga jasa keuangan, peningkatan pemanfaatan transaksi digital, serta edukasi dan literasi keuangan yang sejalan dengan salah satu program prioritas Kota Jambi Bahagia, melalui Balai Latihan Kerja Tematik (BALIKAT.
Program ini berasaskan untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan motivasi para pemuda serta pelaku usaha lokal, membuka peluang kerja baru dan menekan angka pengangguran di Kota Jambi, mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif agar naik kelas dan mampu bersaing. Program ini berjalan beriringan dengan program bantuan permodalan Pemkot Jambi seperti Banharkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat) yang menyediakan akses modal usaha berbunga rendah yang turut berdampak terhadap akselerasi keuangan digital.
Peningkatan literasi keuangan juga menjadi perhatian penting agar masyarakat mampu memahami berbagai produk dan layanan keuangan, mengambil keputusan secara bijak, serta terhindar dari praktik pembiayaan ilegal yang berpotensi menimbulkan kerugian.
Capaian ini tidak terlepas dari sinergi pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung program perluasan akses keuangan di Kota Jambi.
Pemerintah Kota Jambi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program TPAKD. Kolaborasi tersebut diharapkan terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan formal untuk memenuhi kebutuhan maupun mengembangkan usaha.
Ke depan, Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan keuangan, membuka peluang pembiayaan bagi pelaku usaha, serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Jambi.



Leave a Reply