WartaPendidikan.co.id, Kefamenanu – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Langkah ini diambil untuk mengukur peta mutu pendidikan di wilayah tersebut.

Sekretaris Dinas P&K Kabupaten TTU, Jefrianus Banu, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini dilakukan sepenuhnya secara daring. Untuk jenjang SMP, tercatat sebanyak 4.928 siswa dari 95 satuan pendidikan turut serta dalam ajang evaluasi ini.

“Hari ini, SMP Negeri 2 Kefamenanu memasuki gelombang sesi kedua dengan total 72 siswa. Secara keseluruhan, pelaksanaan untuk tingkat SMP dijadwalkan berlangsung hingga 14 Maret mendatang,” ujar Jefrianus saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/3/2026).

Tantangan Jaringan di Wilayah Perbatasan Meskipun berjalan relatif lancar, Jefrianus tak menampik adanya hambatan teknis di lapangan. Masalah klasik di wilayah TTU, yakni stabilitas jaringan internet, masih menjadi kendala utama bagi sejumlah sekolah.

“Kendala utama kita memang jaringan internet. Ada beberapa sekolah yang terpaksa harus ‘menumpang’ atau memanfaatkan fasilitas di sekolah lain agar para siswanya tetap bisa mengikuti tes,” ungkapnya.

Namun, ia memastikan bagi siswa yang terkendala teknis atau berhalangan hadir sesuai jadwal tetap akan diberikan kesempatan. Pihak panitia telah menyiapkan sesi susulan agar seluruh siswa tetap terdata kemampuan akademiknya.

Bukan Penentu Kelulusan Jefrianus menegaskan bahwa TKA ini bukan merupakan penentu kelulusan siswa maupun pengganti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Hasil dari TKA akan digunakan sebagai indikator capaian literasi dan numerasi siswa, yang menjadi poin penting dalam target pembangunan daerah (RPJMD) TTU 2025–2029.

“Hasil TKA ini sangat penting bagi kami untuk mengevaluasi mutu pembelajaran. Kami berharap data ini nantinya bisa membantu memperbaiki rapor pendidikan daerah secara nyata,” tutupnya.

Baca juga :  Pastikan Siswa Belajar Layak, Mendikdasmen Sambangi Ruang Kelas Sementara di Aceh Pasca-Bencana

Persiapan TKA sendiri disebut telah dilakukan sejak pertengahan Januari 2026 melalui berbagai tahapan, termasuk simulasi dan gladi bersih untuk memastikan sistem daring dapat diakses oleh sekolah-sekolah di pelosok TTU.