WartaPendidikan.co.id, Jambi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi terus menunjukkan keseriusannya dalam menangani isu pendidikan, khususnya angka putus sekolah. Melalui program unggulan “Pro Jambi Cerdas”, Pemprov Jambi berkomitmen untuk menarik kembali anak-anak yang terputus dari jalur pendidikan agar bisa kembali belajar.

Program ini bukan sekadar bantuan biaya, melainkan sebuah gerakan integratif untuk memastikan tidak ada anak di Provinsi Jambi yang tidak mengenyam pendidikan karena alasan ekonomi maupun akses. Hal ini sejalan dengan visi misi Gubernur Jambi Al Haris dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif.

“Pro Jambi Cerdas hadir sebagai solusi nyata. Kita ingin memastikan bahwa masa depan anak-anak Jambi tidak terhenti karena kendala biaya atau faktor sosial lainnya,” ungkap Gubernur Jambi dalam keterangannya.

Jemput Bola dan Pendataan Akurat Salah satu poin krusial dalam program ini adalah sistem pendataan yang lebih akurat dan tindakan “jemput bola”. Pemprov Jambi melalui instansi terkait melakukan koordinasi hingga ke tingkat desa untuk mengidentifikasi anak-anak usia sekolah yang tidak lagi melanjutkan pendidikannya.

Setelah terdata, pemerintah memberikan bantuan berupa beasiswa, perlengkapan sekolah, hingga fasilitas pendukung lainnya agar anak tersebut termotivasi untuk kembali ke sekolah, baik melalui jalur formal maupun non-formal (Paket A, B, dan C).

Pilar Investasi Masa Depan Jambi Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditunda. Tingginya angka partisipasi sekolah akan berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di masa mendatang.

“Kembalinya anak-anak ke dunia pendidikan adalah investasi terbesar kita bagi masa depan Jambi. Kita ingin mereka memiliki keahlian dan pengetahuan agar nantinya bisa mandiri dan membangun daerahnya,” tambah Al Haris.

Baca juga :  Anggaran Pendidikan Cair: Dana BOS Madrasah Rp4,5 Triliun Siap Sokong Operasional dan Gaji Guru Non-ASN

Dukungan Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan program “Pro Jambi Cerdas” ini juga sangat bergantung pada dukungan masyarakat dan orang tua. Pemprov Jambi terus mengimbau warga agar segera melaporkan jika ada anak di lingkungannya yang putus sekolah.

Melalui sinergi antara pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat, Pemprov Jambi optimis angka putus sekolah di wilayahnya akan terus menurun secara signifikan. Program ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru dalam mewujudkan Jambi yang lebih cerdas dan berdaya saing global.