WartaPendidikan.co.id, Jambi – Aston Jambi Hotel & Conference Center berhasil menyabet penghargaan bergengsi dalam kategori “Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Terbanyak” pada ajang Temu Bisnis dan Penganugerahan Investment Award Kota Jambi 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi, Rio Ramadhan, kepada General Manager Aston Jambi, Nico Fransisko, di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (21/5/2026).

Prosesi penganugerahan ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, SE., MA., serta Direktur Pemberdayaan Usaha Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI, Delfinur Rizky Novihamzah, S.T., M.M., M.Sc..

Apresiasi ini diberikan oleh Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai bentuk nyata atas kontribusi luar biasa Aston Jambi dalam memberdayakan masyarakat lokal sepanjang tahun 2025. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong investasi berkelanjutan dan menciptakan lapangan kerja yang inklusif.

Dalam sambutannya, Nico Fransisko menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Jambi.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal yang mampu bersaing secara global dan memiliki kualitas kerja yang baik di bidang hospitality,” ujar Nico.

Ia menambahkan, Aston Jambi berkomitmen penuh membuka peluang karier bagi masyarakat setempat di berbagai divisi operasional hotel, mulai dari Front Office, Food & Beverage, Housekeeping, Sales & Marketing, hingga divisi pendukung lainnya.

Sebagai informasi, ajang Investment Award Kota Jambi 2026 yang mengusung tema “Menguatkan Kemitraan, Mendorong Investasi Berkelanjutan, Mewujudkan Kota Jambi Bahagia” ini merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan. Selain kategori penyerapan tenaga kerja, Pemkot Jambi juga memberikan penghargaan untuk kategori kepatuhan penyampaian LKPM dan realisasi investasi tertinggi bagi para pelaku usaha di wilayah tersebut.

Baca juga :  Kemendiktisaintek Fokuskan Tiga Transformasi Utama dalam Rencana Strategis Pendidikan Tinggi