WartaPendidikan.co.id, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus melakukan akselerasi dalam memperbaiki kualitas dunia pendidikan di wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan memperkuat sistem pendidikan berbasis data melalui Tenaga Kependidikan Ahli (TKA) yang didukung oleh sistem Computer Assisted Test (CAT).

Langkah inovatif ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Komisi X DPR RI. Sistem CAT yang diterapkan Pemprov Lampung dinilai mampu menyajikan data yang akurat, transparan, dan akuntabel terkait pemetaan serta distribusi tenaga pengajar dan kependidikan di seluruh kabupaten/kota se-Lampung.

DPR memandang, penggunaan teknologi dalam manajemen pendidikan adalah kunci untuk memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran, mulai dari kesejahteraan guru hingga pemenuhan fasilitas sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemprov Lampung. Penggunaan sistem CAT untuk memperkuat data TKA ini adalah terobosan penting. Pendidikan memang sudah seharusnya berbasis data agar tidak ada lagi kebijakan yang mengawang-awang,” ujar perwakilan Komisi X DPR RI saat melakukan kunjungan kerja, Jumat (17/4/2026).

Transparansi dan Pemetaan yang Akurat Sistem CAT yang dikembangkan Pemprov Lampung ini dirancang untuk melakukan seleksi dan evaluasi performa tenaga kependidikan secara objektif. Dengan sistem digital, potensi manipulasi data dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga pemerintah daerah memiliki gambaran riil mengenai kebutuhan tenaga pendidik di lapangan.

Pihak Pemprov Lampung menjelaskan bahwa integrasi data ini sangat krusial dalam menentukan prioritas pembangunan sektor pendidikan, terutama dalam upaya memeratakan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pelosok.

“Dengan data yang kuat lewat sistem ini, kita bisa tahu di mana kekurangan guru dan bidang studi apa yang perlu diperkuat. Ini bukan sekadar tes, tapi bagian dari peta jalan besar pendidikan Lampung,” tegas pihak Pemprov Lampung.

Baca juga :  8 Dekade Muslimat NU: Fokus Perkuat Perlindungan Hukum Perempuan dan Mutu PAUD

Apresiasi Sektor Digitalisasi Pendidikan Komisi X DPR RI menilai Lampung bisa menjadi pilot project bagi daerah lain dalam hal digitalisasi data kependidikan. DPR berharap, sistem ini tidak hanya berhenti di level pendataan, tetapi juga diintegrasikan dengan sistem pengembangan karier dan peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.

Digitalisasi ini diharapkan mampu memangkas birokrasi yang selama ini sering menghambat pembaruan data tenaga pendidik, sehingga sinkronisasi antara data daerah dan pusat (Dapodik) menjadi lebih harmonis.

Harapan untuk Kualitas SDM Lampung Melalui penguatan pendidikan berbasis data ini, Pemprov Lampung menargetkan peningkatan signifikan pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bumi Ruwa Jurai. Pendidikan yang dikelola dengan data yang benar dipercaya akan melahirkan lulusan yang lebih kompetitif dan siap bersaing di level nasional.

DPR pun berjanji akan terus mendukung dukungan regulasi dan anggaran di tingkat pusat bagi daerah-daerah yang memiliki komitmen kuat dalam melakukan transformasi digital di sektor pendidikan seperti yang ditunjukkan oleh Lampung.