WartaPendidikan.co.id, Muaro Jambi – Universitas Jambi (UNJA) menerima kunjungan strategis dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar dalam rangka studi banding penguatan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi. Pertemuan ini menjadi momentum kolaborasi inovasi digital antara kedua institusi yang berlangsung di Gedung UNIFAC UNJA, Senin (20/04/2026).
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UNJA, Prof. Dr. Sunarti, S.P., M.P., memaparkan lompatan signifikan akreditasi UNJA dalam beberapa tahun terakhir. Dari semula hanya memiliki 10 prodi berakreditasi ‘Unggul’ atau ‘A’ pada periode 2020–2021, kini jumlahnya telah melonjak drastis menjadi 41 prodi.
“Keberhasilan ini adalah hasil dari penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang konsisten. Saat ini, kami juga sedang melakukan revisi dokumen mutu agar tetap relevan dengan standar terbaru,” jelas Prof. Sunarti.
Satu hal yang menarik perhatian dalam pertemuan ini adalah pengenalan Srikandi, aplikasi terbaru UNJA untuk digitalisasi data kinerja. Kepala UPA TIK UNJA, Pradita Eko Prasetyo Utomo, menjelaskan bahwa Srikandi mengintegrasikan seluruh proses penjaminan mutu secara daring dan transparan agar institusi semakin akuntabel.
Gayung bersambut, Ketua LPM UIN Alauddin Makassar, H. Muhammad Nur Akbar Rasyid, turut memperkenalkan aplikasi serupa bernama SIAMIN (Sistem Audit Mutu Internal) yang baru dikembangkan di kampusnya.
“Jika di UNJA ada Srikandi, di tempat kami ada SIAMIN. Sepertinya Srikandi dan SIAMIN ini bisa ‘berjodoh’ untuk saling melengkapi dalam memperkuat penjaminan mutu perguruan tinggi kita,” ujar Nur Akbar dengan nada bercanda yang disambut hangat oleh para peserta rapat.
Pertemuan lintas kampus ini ditutup dengan diskusi teknis mengenai pengembangan sistem informasi, pertukaran cenderamata, serta komitmen kolaborasi berkelanjutan untuk merevolusi standar kualitas pendidikan tinggi di Indonesia melalui digitalisasi. (Amel)



Leave a Reply