WartaPendidikan.co.id, Jambi – Kota Jambi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., kontingen Kota Jambi berhasil masuk lima besar terbaik dalam Karnaval Budaya Nusantara yang digelar sebagai rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Kota Medan, Kamis malam (2/7/2026).

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Jambi sekaligus bukti komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya dan memperkenalkan kekayaan seni serta tradisi Melayu Jambi kepada masyarakat luas.

Karnaval Budaya Nusantara tahun ini mengusung tema The Sparkling of Local Heroes and Culture. Kegiatan tersebut diikuti delegasi dari 98 kota di Indonesia dan turut memeriahkan Hari Jadi ke-436 Kota Medan.

Para peserta menampilkan beragam kekayaan budaya daerah melalui tarian tradisional, busana adat, kostum khas, serta berbagai atraksi yang mencerminkan identitas dan keunikan masing-masing kota.

Karnaval berlangsung menyusuri Jalan Pemuda hingga Jalan Ahmad Yani di kawasan Kesawan, sebelum berakhir di Lapangan Merdeka, Kota Medan.

Maulana Pimpin Langsung Kontingen Kota Jambi

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Jambi Maulana bersama Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, tampil mengenakan busana adat Melayu Jambi berwarna hitam dengan sentuhan emas.

Penampilan tersebut mencerminkan kekayaan tradisi Melayu yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Kota Jambi.

Kehadiran Maulana bersama rombongan sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah kota terhadap upaya memperkenalkan kebudayaan daerah melalui panggung nasional.

Kontingen Kota Jambi berhasil masuk lima besar kota dengan penampilan terbaik. Atas pencapaian tersebut, Kota Jambi menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Medan.

Lima kota yang mendapatkan penghargaan atas penampilan terbaik dalam karnaval tersebut adalah Kota Tangerang, Kota Semarang, Kota Jambi, Kota Bandung, dan Kota Malang.

Baca juga :  Wali Kota Maulana: Lawan Narkoba, Geng Motor & Judi Online, Raih Prestasi Tanpa Batas!

Penilaian didasarkan pada sejumlah aspek, antara lain kesesuaian dengan tema, kreativitas penampilan, serta ketertiban selama pelaksanaan karnaval.

Maulana: Budaya Daerah Harus Terus Dilestarikan

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, keikutsertaan Kota Jambi dalam Karnaval Budaya Nusantara merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi lokal kepada masyarakat Indonesia.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi setiap daerah untuk menunjukkan karakter dan keunggulan budayanya di hadapan delegasi dari berbagai kota di Indonesia.

“Ini adalah wujud bagaimana kita bisa menunjukkan eksistensi budaya kita di tingkat nasional, di mana seluruh delegasi dari kota-kota di Indonesia turut tampil dengan menampilkan ciri khas masing-masing,” ujar Maulana.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan penampilan kontingen Kota Jambi, termasuk para pelajar yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Maulana menyebutkan, para pelajar tingkat SMP yang sebelumnya telah mengikuti berbagai festival, termasuk Festival Angso Duo, turut berpartisipasi dalam penampilan Kota Jambi pada Rakernas APEKSI 2026.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama, persiapan, dan semangat bersama untuk membawa nama baik Kota Jambi di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Kota Jambi bersama rombongan, beserta adik-adik jenjang SMP yang telah berhasil memenangkan lomba di berbagai festival, termasuk Festival Angso Duo, tampil pada Rakernas APEKSI 2026 di Kota Medan serta berhasil meraih prestasi,” ungkapnya.

Maulana Ingin Budaya Jambi Dikenal hingga Tingkat Internasional

Lebih lanjut, Maulana menegaskan bahwa karya seni dan budaya yang ditampilkan dalam Karnaval Nusantara bukan sekadar hiburan, melainkan warisan berharga yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diperkenalkan kepada dunia.

Baca juga :  Wali Kota Maulana: Tabligh Akbar Jadi Langkah Awal Perubahan Menuju Jambi Bahagia

Ia menilai kreativitas para pelaku seni dan generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk tampil di panggung internasional.

Karena itu, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen mendukung pelestarian budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman dan semakin dikenal oleh masyarakat luas.

“Kita lihat karya anak bangsa kita yang sangat luar biasa dan sangat layak untuk dipertontonkan di tingkat internasional. Kita harus berjuang untuk kebudayaan kita, karena itu adalah komitmen kita bersama,” tegas Maulana.

Prestasi Kota Jambi dalam Karnaval Budaya Nusantara APEKSI 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai budaya daerah.

Keberhasilan ini sekaligus memperkuat upaya Pemerintah Kota Jambi dalam menjaga identitas Melayu Jambi, mengembangkan kreativitas generasi muda, serta membawa kekayaan budaya daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional.