WartaPendidikan.co.id, Jambi – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., memimpin apel dan patroli malam gabungan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Kota Jambi, Sabtu malam (25/7/2026).

Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, Kejaksaan, DPRD, Satpol PP, serta jajaran Pemerintah Kota Jambi. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, terutama aksi geng motor, balap liar, tawuran remaja, dan tindak kriminalitas jalanan.

Usai apel, rombongan bergerak melakukan pemantauan di sejumlah titik strategis, dimulai dari kawasan Tugu Keris Siginjai hingga kawasan Kota Tua dan Pasar Jambi.

Kegiatan tersebut turut diikuti Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, Kepala Kejaksaan Negeri Jambi, Komandan Kodim 0415/Jambi Kolonel Infanteri Putra Negara, S.H., M.Han., serta unsur Forkopimda lainnya.

Maulana Tegaskan Keamanan Tanggung Jawab Bersama

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta kondusif.

“Keamanan tidak hanya ditangani oleh Polri dan TNI, tetapi juga harus didukung seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi, Satpol PP, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga seluruh lapisan masyarakat. Semua memiliki peran besar dalam menjaga Kota Jambi tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegas Maulana.

Ia menjelaskan, patroli gabungan merupakan bentuk nyata soliditas Forkopimda dalam mencegah gangguan keamanan sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.

Maulana menilai stabilitas keamanan menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah. Situasi yang kondusif akan mendukung kelancaran aktivitas sosial, pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, hingga iklim investasi di Kota Jambi.

Baca juga :  Wali Kota Maulana Konsisten Bangun Generasi Qur’ani Melalui Program Tahfizh

Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui patroli rutin, pengawasan wilayah, serta koordinasi lintas sektor.

Geng Motor, Balap Liar, dan Tawuran Jadi Perhatian

Maulana juga menyoroti aksi geng motor, balap liar, tawuran remaja, dan berbagai bentuk kejahatan jalanan yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.

Ia mengingatkan agar tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain tidak dianggap sebagai kenakalan remaja biasa, terutama apabila sudah melibatkan kekerasan, senjata tajam, atau perusakan fasilitas umum.

“Ketika aksi tersebut telah disertai kekerasan, penggunaan senjata tajam, perusakan fasilitas umum, bahkan mengancam keselamatan jiwa masyarakat, maka itu adalah tindak kriminal yang harus ditangani secara tegas sekaligus bijaksana,” tuturnya.

Menurut Maulana, pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pengawasan, pembinaan, dan keterlibatan keluarga serta masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

CCTV Dipantau 24 Jam, Petugas Tetap Turun ke Lapangan

Dalam mendukung pengawasan keamanan, Pemerintah Kota Jambi terus memanfaatkan kamera pengawas atau CCTV yang telah dipasang di sejumlah lokasi dan dipantau selama 24 jam.

Meski demikian, Maulana menegaskan bahwa teknologi tetap perlu didukung kehadiran petugas di lapangan.

“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Alhamdulillah, CCTV di Kota Jambi sudah mulai terpasang dan dipantau selama 24 jam. Namun, kehadiran petugas di lapangan tetap sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan setiap wilayah Kota Jambi berada dalam kondisi yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia berharap kombinasi pengawasan teknologi, patroli langsung, dan partisipasi masyarakat dapat meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi serta mencegah potensi gangguan keamanan.

Baca juga :  Jalin Kedekatan dengan Media, Wali Kota Jambi Gelar Coffee Morning Santai dan Bermakna

Maulana juga mengajak warga segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan.

Hampir 900 Personel Gabungan Dikerahkan

Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang menjelaskan bahwa patroli gabungan tersebut melibatkan sekitar 351 personel Polresta Jambi, ditambah personel TNI dan unsur Pemerintah Kota Jambi.

Dengan dukungan lintas instansi tersebut, total kekuatan yang dikerahkan mencapai hampir 900 personel.

Menurut Kapolresta, patroli tidak hanya berfokus pada pencegahan tindak kriminalitas, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif kepada para remaja yang masih berkumpul di jalanan pada malam hari.

“Kegiatan ini untuk mengantisipasi kenakalan remaja. Sambil patroli nanti kami juga akan mengimbau anak-anak yang masih berada di jalan agar segera pulang ke rumah dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan maupun membahayakan diri sendiri,” ujarnya.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu mencegah potensi gangguan sebelum berkembang menjadi tindakan yang merugikan masyarakat.

Wujudkan Kota Jambi BAHAGIA yang Aman dan Nyaman

Maulana menegaskan bahwa makna aman dalam visi Kota Jambi BAHAGIA tidak hanya berarti terbebas dari tindak kriminalitas. Lebih dari itu, masyarakat harus dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang dan nyaman.

Anak-anak diharapkan dapat belajar tanpa rasa khawatir, pelaku usaha bisa mengembangkan bisnisnya dengan aman, wisatawan merasa terlindungi, serta masyarakat dapat memanfaatkan ruang publik secara tertib.

Ia berharap sinergi Forkopimda, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat untuk menjaga stabilitas kamtibmas di seluruh wilayah Kota Jambi.

“Dengan situasi kamtibmas yang baik, hal ini dapat memberikan rasa aman bagi warga serta menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi, pelayanan publik, dan aktivitas sosial kemasyarakatan,” pungkas Maulana.

Baca juga :  Wali Kota Jambi Maulana Resmikan Sekolah Lansia Purnawira, Wisuda 64 Peserta Sekolah Tangguh

Melalui patroli gabungan tersebut, Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pencegahan, meningkatkan koordinasi lintas sektor, dan melibatkan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Upaya ini diharapkan dapat menciptakan Kota Jambi yang semakin aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga, sekaligus mendukung terwujudnya Kota Jambi BAHAGIA.