WartaPendidikan.co.id, JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi mengumumkan perluasan program prestisius “Garuda Top School” pada tahun 2026. Sebanyak 30 sekolah baru dari berbagai wilayah di Indonesia dipastikan akan bergabung dalam program ini, yang dirancang untuk mentransformasi satuan pendidikan menjadi institusi unggulan dengan standar kualitas internasional.

Penambahan kuota ini merupakan respon pemerintah terhadap keberhasilan fase awal program yang terbukti mampu meningkatkan prestasi siswa secara signifikan. Sekolah-sekolah yang terpilih nantinya akan mendapatkan pendampingan intensif, mulai dari pembaruan kurikulum yang relevan dengan industri masa depan hingga penguatan kapasitas tenaga pendidik melalui pelatihan khusus yang tersertifikasi.

“Kami membuka peluang emas ini agar pemerataan kualitas pendidikan unggul tidak hanya terpusat di kota-kota besar. Dengan masuknya 30 sekolah baru ini, kita sedang memperluas jaring talenta hebat dari seluruh penjuru tanah air,” ujar perwakilan Kemdiktisaintek dalam keterangannya di Jakarta. Program ini menjadi salah satu pilar utama dalam mencetak generasi emas Indonesia 2045.

Selain aspek kurikulum, program Garuda Top School juga menekankan pada integrasi teknologi dan sains dalam proses belajar mengajar. Sekolah yang bergabung akan didorong untuk memiliki fasilitas laboratorium dan literasi digital yang mumpuni. Hal ini bertujuan agar lulusan dari sekolah-sekolah tersebut memiliki daya saing yang kuat, baik saat melanjutkan studi ke perguruan tinggi top global maupun saat memasuki dunia kerja.

Proses seleksi 30 sekolah baru ini dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan komitmen manajemen sekolah dan potensi pengembangan daerah. Pemerintah berharap keberadaan sekolah-sekolah “Garuda” ini dapat menjadi lokomotif penggerak bagi sekolah lain di sekitarnya untuk ikut meningkatkan standar pendidikan. Dengan sinergi yang kuat antara kementerian dan pihak sekolah, visi besar transformasi pendidikan nasional optimistis dapat terakselerasi di tahun ini.

Baca juga :  Apresiasi Kemendikdasmen: PetroChina Dinilai Sebagai Perusahaan yang Konsisten Peduli Pendidikan