WartaPendidikan.co.id, SIAK – Bupati Afni melakukan kunjungan penuh emosional ke sekolah masa kecilnya, SDN 02 Kampung Dalam, untuk bernostalgia sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di daerah ini membagikan kisah perjuangan hidupnya yang tak terlupakan, di mana beliau pernah berjualan es saat masih duduk di bangku sekolah dasar demi membantu ekonomi keluarga dan biaya pendidikan.

Kenangan masa kecil tersebut disampaikan Bupati Afni sebagai bentuk penyemangat bagi anak-anak didik agar tidak pernah merasa rendah diri dengan kondisi ekonomi yang terbatas. Beliau menegaskan bahwa latar belakang keluarga bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita setinggi langit, asalkan dibarengi dengan ketekunan, kejujuran, dan semangat pantang menyerah dalam menuntut ilmu di sekolah.

“Saya berdiri di sini hari ini untuk memberi tahu kalian bahwa tidak ada yang mustahil. Dulu saya jualan es di sekolah ini, dan pengalaman itulah yang menempa mental saya menjadi kuat. Jangan pernah malu berjuang demi masa depan yang lebih baik,” ujar Bupati Afni dengan nada haru di hadapan para guru dan siswa SDN 02 Kampung Dalam.

Kehadiran Bupati di sekolah lamanya disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh warga sekolah. Selain berbagi kisah hidup, beliau juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan para tenaga pendidik mengenai perkembangan fasilitas pendidikan di sana. Beliau berkomitmen untuk terus memperhatikan kesejahteraan sekolah-sekolah di pelosok agar setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang layak dan berkualitas di tahun 2026 ini.

Kisah inspiratif Bupati Afni ini kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat dan diharapkan dapat menumbuhkan mentalitas pejuang bagi generasi muda. Kunjungan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan doa untuk kemajuan pendidikan di daerah. Dengan teladan nyata dari pemimpinnya, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk belajar giat dan percaya bahwa roda kehidupan akan berputar bagi mereka yang mau berusaha keras.

Baca juga :  Percepat Pemerataan Kualitas Belajar, Kementerian PKP Bangun Dua Sarana Pendidikan Baru di Wamena