WartaPendidikan.co.id, Jakarta – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Social Trust Fund (STF) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar acara bertajuk “DO Day Nation”. Acara ini menjadi ajang refleksi sekaligus diskusi mendalam mengenai isu-isu krusial pendidikan serta strategi penyaluran beasiswa yang lebih inklusif.

Kegiatan yang dihadiri oleh para akademisi, pengelola beasiswa, hingga mahasiswa ini bertujuan untuk memotret tantangan nyata yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia saat ini. Salah satu poin utama yang dibahas adalah pentingnya keberlanjutan bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa kurang mampu.

“Momen Hardiknas ini kami jadikan pijakan untuk memperkuat komitmen dalam membantu anak-anak bangsa yang berpotensi namun terkendala biaya. Lewat DO Day Nation, kita membedah strategi agar bantuan pendidikan lebih tepat sasaran,” tulis keterangan resmi STF UIN Jakarta.

Soroti Strategi Beasiswa Dalam diskusi tersebut, STF UIN Jakarta menekankan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun SDM unggul. Strategi penyaluran beasiswa kini dituntut untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Selain itu, transparansi dan kemudahan akses informasi beasiswa menjadi sorotan. STF UIN Jakarta mendorong adanya sinkronisasi data yang lebih baik agar jangkauan penerima manfaat semakin luas, terutama bagi mereka yang berada di daerah pelosok.

Aksi Filantropi Pendidikan Melalui program “DO Day Nation” (Donation Day for the Nation), STF UIN Jakarta juga mengajak keterlibatan publik dalam aksi filantropi. Dana yang digalang melalui lembaga ini dikelola secara profesional untuk menopang biaya pendidikan serta riset bagi civitas akademika yang membutuhkan.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin membangun ekosistem di mana yang mampu membantu yang kurang mampu melalui sistem filantropi yang akuntabel,” jelas pihak STF.

Baca juga :  Revitalisasi 17 Sekolah di Sungai Penuh, Harapan Baru untuk Dunia Pendidikan

Refleksi Hardiknas Acara ini juga diisi dengan refleksi pemikiran Ki Hadjar Dewantara yang dikontekstualisasikan dengan kondisi pendidikan modern. STF UIN Jakarta berharap pemerintah dan institusi pendidikan terus berkolaborasi untuk menekan angka putus sekolah yang masih menjadi rapor merah di beberapa wilayah.

Dengan terselenggaranya acara ini, STF UIN Jakarta menegaskan perannya bukan hanya sebagai lembaga penyalur bantuan, tetapi juga sebagai pusat pemikiran (think tank) dalam merumuskan kebijakan kesejahteraan mahasiswa di lingkup kampus hijau tersebut.