WartaPendidikan.co.id, Bandung – Anggota DPR RI yang juga tokoh masyarakat Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), memberikan apresiasi tinggi terhadap peluncuran platform digital “Jaga Indonesia Pintar”. Platform ini diharapkan menjadi solusi ampuh untuk memastikan bantuan pendidikan benar-benar jatuh ke tangan siswa yang membutuhkan.

KDM menekankan bahwa transparansi data menjadi masalah klasik dalam penyaluran bantuan pendidikan selama ini. Dengan adanya sistem yang terintegrasi, ia berharap fenomena “salah sasaran” bisa diminimalisir secara signifikan.

“Kita apresiasi langkah ini. Platform Jaga Indonesia Pintar harus menjadi instrumen validasi yang kuat agar bantuan pendidikan, baik dari pusat maupun daerah, tepat sasaran dan tepat guna,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya.

Solusi Digital untuk Transparansi Platform Jaga Indonesia Pintar didesain untuk memantau aliran bantuan serta memverifikasi data penerima secara real-time. Menurut KDM, digitalisasi data pendidikan adalah keharusan di tengah kompleksitas masalah ekonomi yang dihadapi keluarga siswa di Jawa Barat.

Ia menyoroti pentingnya integrasi data antara sekolah, pemerintah desa, hingga pemerintah pusat. Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi siswa kurang mampu yang luput dari perhatian pemerintah karena kendala administrasi.

“Jangan sampai ada siswa yang benar-benar miskin malah tidak dapat bantuan, sementara yang mampu justru terdata. Sistem digital ini harus mampu memverifikasi fakta di lapangan,” tegasnya.

Harapan untuk Masa Depan Pendidikan Selain soal ketepatan sasaran, KDM juga berharap platform ini dapat mempermudah akses informasi bagi orang tua siswa mengenai hak-hak pendidikan anak-anak mereka. Transparansi anggaran pendidikan yang dikelola melalui platform ini dinilai akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap instansi pemerintah.

“Pendidikan adalah fondasi utama. Jika bantuannya dikelola dengan transparan dan profesional melalui teknologi, saya yakin kualitas SDM kita akan meningkat pesat,” tambah KDM.

Baca juga :  DPRD Jatim Soroti Tantangan Pendidikan Dan Usulkan Perbaikan Sistem Pengelolaan Serta Perekrutan Guru

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri menyambut baik dukungan tersebut dan berkomitmen untuk terus menyempurnakan fitur-fitur dalam platform Jaga Indonesia Pintar guna menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih akuntabel dan inklusif.