WartaPendidikan.co.id, KOTA JANTHO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi mengimplementasikan program “Beut Kitab Bak Sikula” (Belajar Kitab di Sekolah) secara serentak di seluruh jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Aceh Besar.

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman serta mengintegrasikan kurikulum sekolah umum dengan tradisi pendidikan dayah yang kental di Aceh.

Menghidupkan Tradisi di Ruang Kelas Program “Beut Kitab Bak Sikula” dirancang agar para siswa tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan umum, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang mendalam sejak dini. Materi yang diajarkan difokuskan pada pemahaman kitab-kitab dasar (kitab kuning) yang meliputi tauhid, fiqih, dan akhlak.

Pj Bupati Aceh Besar menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar untuk mencetak generasi muda yang cerdas secara intelektual dan berakhlakul karimah.

“Kami ingin sekolah-sekolah di Aceh Besar memiliki warna yang sama dengan semangat daerah kita. Dengan program ini, anak-anak kita akan mendapatkan bekal agama yang kuat langsung dari bangku sekolah formal,” ujarnya.

Dukungan Tenaga Pendidik dan Kurikulum Untuk mendukung keberhasilan program ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar telah menyiapkan tenaga pengajar khusus yang berkompeten, termasuk melibatkan guru-guru pendidikan agama dan kerja sama dengan tokoh agama setempat. Pelaksanaannya dilakukan secara terstruktur dan terjadwal agar tidak mengganggu jam pelajaran umum, namun tetap efektif dalam pencapaian target hafalan dan pemahaman kitab siswa.

Implementasi program ini juga mendapatkan sambutan positif dari para orang tua wali murid. Mereka menilai kehadiran program ini sangat membantu dalam membentengi anak-anak dari pengaruh negatif di era digital melalui penguatan fondasi iman.

Baca juga :  Kemenag DKI Dorong Percepatan Perda Pendidikan Keagamaan: Upaya Tingkatkan Mutu dan Kesejahteraan Guru

Harapan Masa Depan Melalui “Beut Kitab Bak Sikula”, Pemkab Aceh Besar berharap dapat melahirkan lulusan sekolah umum yang memiliki kualitas pemahaman agama setara dengan santri di dayah-dayah tradisional. Program ini diharapkan menjadi role model bagi daerah lain di Aceh dalam menerapkan sistem pendidikan yang selaras dengan kearifan lokal dan syariat Islam.

Dengan diterapkannya program ini secara menyeluruh, wajah pendidikan di Aceh Besar kini tampil lebih religius tanpa meninggalkan standar mutu pendidikan nasional.